Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Warga Kelurahan Gunungketur, Kecamatan Pakualaman, Kota Jogja, beraktivitas di Omah Kreatif Loedjie 16, Jumat (22/8/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Melalui komunitas Omah Kreatif Loedjie 16, pemuda dan anak-anak di Kelurahan Gunungketur, Kecamatan Pakualaman, Jogja, diajari berkesenian. Omah Kreatif Loedjie 16 memiliki basecamp sederhana di sebelah lapangan badminton, sebelah timur Pura Pakualaman.
Di basecamp itu beberapa karya para anggota seperti kaus lukis, kerajinan dari benda daur ulang dan sebagainya. Di sini pula segala aktivitas produksi dan berkesenian dilakukan.
Ketua Omah Kreatif Loedjie 16, Nyoman Anjas, menjelaskan ada tiga fokus utama komunitasnya, yakni kesenian, kewirausahaan dan pemerhati anak. “Nama Loedji 16 diambil dari tanggal berdirinya komunitas ini, yakni 31 Desember 2016. Makanya kami tambahkan loedji, singkatan telu siji, dan 16 yang menunjukan tahun 2016,” kata dia, akhir pekan lalu.
Komunitas ini memiliki banyak kegiatan kreatif, diantaranya pembuatan kaos teide atau kaos pelangi, kaos lukis, ecoprint, dan decoupage. “Decoupage adalah penggunaan barang bekas seerti kaleng, piring, botol bekas. Diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis,” kata dia.
Di bidang seni tradisi, dia menyebutkan sejumlah kegiatan di antaranya Langen Carito dan Dolanan Anak. Langen Carito merupakan seni tradisi mirip ketoprak Jawa, namun yang menjadi pemain adalah anak-anak. “Sementara ini kami menampilkan cerita berjudul Dumading Parangkusumo. Belum lama ini, kami berhasil meraih Juara II di tingkat Kota Jogja. Lalu kami dipercaya untuk mewakili Jogja untuk maju ke tingkat provinsi,” ucap dia.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat kelurahan (LPMK) Gunungketur, Mart Stalin, mengatakan Omah Kreatif Loedjie 16 memberi banyak inovasi dan kreasi untuk anak-anak bahkan sejak tingkat PAUD. “Banyak pembinaan untuk anak-anak juga, seperti camping, seni budaya dan lainnya,” kata dia.
Selain itu komunitas ini menurutnya juga sangat bagus dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda. “Contohnya mereka memanfaatkan ban buangan yang teryata bisa diolah dan dijadikan tempat duduk. Banyak juga yang pesan tolong dibuatkan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Malaysia membatasi akun media sosial anak di bawah 16 tahun dan menyiapkan denda hingga Rp44,97 miliar bagi platform yang melanggar aturan.
Harga emas Pegadaian 21 Oktober 2026: Antam 1 gram Rp2.603.000, UBS Rp2.534.000, dan Galeri 24 Rp2.510.000. Cek harga buyback.
Realisasi KPR subsidi FLPP mencapai 184.342 unit hingga 19 Oktober 2026. BP Tapera mempercepat pembiayaan demi mengejar target 350.000 unit.
IHSG menguat 5,65% ke 5.278,89. Simak proyeksi BI Rate, level support-resistance, serta rekomendasi saham ANTM, ACES, BBNI, dan BUVA.
Kemenko PMK membahas solusi operasional KKMP di Kota Jogja yang terkendala lahan. Sebagian besar dari 45 koperasi telah beroperasi.