Getarkan Langit Jogja, Ini Misi 6 Pesawat Tempur TNI AU

Pesawat tempur Lanud Iswahjudi terbang mengudara di langit Lanud Iswahjudi Madiun menuju langit Lanud Adisutjipto Yogyakarta kamis (29/8/2019). - Ist/Pen Iwj.
29 Agustus 2019 22:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah pesawat tempur milik TNI AU menggetarkan langit Jogja pada Kamis (29/8/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Enam pesawat tempur yang bermarkas di Lanud Iswahjudi Madiun itu melakukan misi latihan persiapan untuk terbang lintas dalam event Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) yang rencananya digelar Minggu, (1/9/2019).

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Madiun Letkol Sus Hamdi Londong menjelaskan, sebanyak enam pesawat tempur dari Lanud Iswahjudi yang ikut melakukan misi latihan persiapan AUOR 2019.

Terdiri atas, tiga pesawat F16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan tiga pesawat T50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi.

"Enam pesawat tempur take off dari Lanud Iswahjudi ini melaksanakan misi flypast atau terbang lintas dalam persiapan Adisutjipto Urban Obstacle Run yang rencananya digelar Minggu. Setelah selesai latihan kembali lagi ke Iswahjudi," terang dia dalam rilisnya, Kamis (29/8/2019).

Dalam latihan tersebut, pesawat tempur TNI AU ini melaksanakan flypast formasi arrowhead dengan posisi tiga pesawat F 16 dan tiga pesawat T-50i. Sejumlah personel yang terlibat dari Skadron Udara 3 antara lain Kapten PNb Fery yang membesut F16 dengan nomor ekor TS 1639, kemudian Lettu Pnb Hangga membawa TS 1638 dan Lettu Pnb Dio mengemudikan TS 1638.

Sedangkan dari Skadron Udara 15 selaku home base pesawat T50i menerjunkan TT-5006 yang dibawa oleh Mayor Pnb Yudisthira dan Lettu Pnb Stefanus, TT-5001 dengan penerbang Lettu Pnb Yerick dan Lettu Pnb Alan serta TT 5010 dibesut oleh Kapten Pnb Arga dan Kapten Pnb Cristianto.

Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb M Satriyo Utomo mengatakan latihan dilakukan secara langsung di langit Jogja agar para penerbang yang turut dalam misi flypast lebih siap.

Selain agar penerbang lebih familiar dengan medan yang dihadapi, juga untuk mengetahui serta valid dalam mengukur waktu dan situasi di lokasi yang menjadi misi penerbangan.

"Latihan terbang lintas ini merupakan wujud keseriusan kita dalam mensukseskan AUOR 2019," katanya.