Digeruduk FJI, Ponpes Al Khowas Ternyata Pernah Disambangi Presiden & Gubernur

Negosiasi Habib Abdillah Al Hadad dengan FJI di Kompleks Ponpes Al Khowas di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Minggu, (8/9/2019). - Suara.com
08 September 2019 23:17 WIB Budi Cahyana Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khowas di Dusun  Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, didatangi massa Front Jihad Islam (FJI) DIY dan Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019).

FJI menuduh ponpes tersebut sesat karena ada pelecehan seksual dan konsumsi minuman keras. FJI juga menuding pondok pesantren ini tak berizin.

Pimpinan Ponpes Al Khowas Habib Abdillah Alhadad belum memberikan keterangan kepada awak media tentang tuduhan sesat yang dialamatkan kepada pondok pesantren yang dia asuh.

Ponpes Al Khowas cukup dekat dengan Presiden Keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pada awal Mei 2001, sebagaimana dimuat di arsip gatra.com, mendiang Gus Dur saat masih menjabat Presiden RI mengunjungi Al Khowas bersama Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid. Gus Dur ditemani Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan permaisuri GKR Hemas serta Bupati Sleman kala itu Ibnu Subiyanto dan wakilnya Muh Jaelani.

Rombongan Presiden bersilaturahmi dengan Habib Abdillah Al Hadad selama sekitar setengah jam. Pertemuan Gus Dur dengan Habib Abdillah Al Hadad berlangsung tertutup dengan pengamanan ketat.

Dua tahun berselang, setelah Gus Dur tak lagi menjadi presiden, dia kembali berkunjung ke Al Khowas. Sebagaimana dikutup dari arsip tempo.co, Gus Dur menyambangi pondok pesantren yang mengajarkan seni beladiri, tenaga dalam, dan pengobatan terhadap ketergantungan narkoba tersebut pada Desmber 2003. Gus Dur saat itu ditemani Kapolres Sleman AKBP Joko Subroto, Kapoltabes Jogja Kombes Pol Ibnu Sujak, dan Wakil Bupati Sleman Muh. Jaelani.