Membanggakan! Karst Gunungsewu Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Seorang pengendara sepeda motor melintas di jalan yang Lembah Sungai Bengawan Solo Purba di Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, belum lama ini. Lembah ini merupakan salah satu situs yang ada di kawasan Geopark Gunungsewu yang ada di Gunungkidul. - Harian Jogja/David Kurniawan
08 September 2019 16:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul Hary Sukmono memastikan kawasan Geopark Gunungsewu berhasil mempertahankan keanggotaan di UNESCO Global Geopark (UGG). Hasil ini diketahui dari hasil simposium Asian Pasific Geopark Network (APGN) yang berlangsung di Geopark Rinjani, Lombok 2-6 September 2019. “Dari sidang UGG Council, Geopark Gunungsewu berhasil meraih green card,” kata Hary kepada wartawan, Sabtu (7/9/2019).

Dia menjelaskan berdasarkan sidang dari Dewan UNESCO yang membidangi geopark menyimpulkan bahwa hasil revalidasi Geopark Gunungsewu masih layak menjadi anggota UGG. Menurut Hary, hasil tersebut sesuai dengan harapan karena pada saat revalidasi berlangsung Pemkab Gunungkidul optimistis dapat mempertahankan status keanggotaan di UNESCO. “Untuk resminya belum karena baru diserahkan saat acara konferensi UGG di Jeju, Korea Selatan, tahun depan. Yang jelas, hasil revalidasi sukses dan status dari UNESCO dapat dipertahankan,” kata mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinpar Gunungkidul ini.

Hary menjelaskan di dalam penilaian ulang terdapat beberapa hal yang membanggakan karena masyarakat di sekitar situs memiliki partisipasi aktif dalam upaya menjaga kelestarian. Selain itu, keberadaan situs juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Status UGG yang diperoleh memiliki makna penting untuk keberadaan kawasan karst Gunungsewu. Menurut dia, dengan status tersebut selain untuk menjaga keberadaan situs dengan upaya konservasi juga berperan untuk program edukasi dan pemberdayaan masyarakat. “Pengukuhan status dibutuhkan, tapi yang paling penting keberadaanya bisa memberikan manfaat,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh anggota DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto. Menurut dia, status UGG Gunungsewu harus memberikan manfaat baik untuk masyarakat maupun Pemkab. “Potensi yang dimiliki harus benar-benar dimanfaatkan, salah satunya dalam upaya pengembangan sektor kepariwisataan. Jadi, potensi ini benar-benar harus dimanfaatkan sehingga status UGG bisa memberikan dampak yang baik,” katanya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini meyakini apabila kawasan geopark benar-benar dikelola dapat memberikan manfaat, khususnya dalam upaya menyejahterakan masyarakat. “Intinya demi kebaikan masyarakat maka harus didukung. Untuk itu Pemkab harus mengelola dengan baik segala potensi yang dimiliki,” katanya.