Masyarakat Harus Peduli terhadap Kasus Bunuh Diri

Ilustrasi Bunuh Diri
09 September 2019 22:17 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri (HPBD) se-Dunia yang jatuh pada Selasa (10/9/2019), Yayasan Inti Mata Jiwa (Imaji) mengajak seluruh kalangan untuk peduli.

Sekretaris Imaji, Basuki Rahmanto, mengatakan Kabupaten Gunungkidul tercatat sebagai daerah dengan angka kasus bunuh diri sangat tinggi. Oleh karena itu ia mengajak kepada seluruh warga untuk peduli terhadap bunuh diri. "Jangan meremehkan peristiwa bunuh diri, tidak mengolok-olok, tidak memberikan stigma buruk, dan tidak menghina pelaku atau keluarga terdampak," kata dia, Senin (9/9/2019).

Basuki juga meminta media massa untuk memberitakan kasus bunuh diri secara bermatabat, memberikan perlindungan pelaku dan keluarga terdampak untuk pulih dari keterpurukan, dan meningkatkan ketahanan jiwa masyarakat. Selain itu juga membangun ketahanan jiwa secara utuh sebagai bentuk preventif pencegahan bunuh diri. "Kesehatan jiwa bukan segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan jiwa dan ketahanan jiwa semuanya tidak berarti," katanya.