Kendala Gawai dan Jaringan Hambat Aktivasi IKD di Gunungkidul
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gunungkidul telah menyelesaikan penjaringan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2020. Ada tujuh bakal calon yang berniat untuk maju. Hal ini dibuktikan dengan pengembalian formulir pendaftaran penjaringan bakal calon.
Ketujuh bakal calon yang mendaftar ada yang berasal dari internal maupun luar partai. Internal PDIP, muncul nama Danang Ardianta dan Demas Kursiswanto. Sedangkan untuk lima pendaftar eksternal yakni Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo; mantan Kepala DPPKAD Gunungkidul, Supartono; RM Kukuh Hestrianingsih; Mayor Sunaryanto dan Kolonel Tugiman.
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pihaknya sudah melakukan pleno terkait dengan hasil penjaringan bakal calon kepala daerah. Menurut dia, dari sejumlah tokoh yang mengambil formulir tidak semua mengembalikan karena hanya ada tujuh orang yang menyerahkan. “Sebenarnya ada lima orang lagi yang mengambil formulir, tapi tidak mengembalikan. Jadi, tujuh orang yang mengembalikan itu, kami nilai serius maju sebagai calon kepala daerah,” kata Endah kepada wartawan, Sabtu (21/9/2019).
Menurut dia, setelah proses penjaringan selesai dilakukan rencananya berkas pendaftaran akan diserahkan ke DPD PDIP DIY. “Kami hanya sebatas melakukan penjaringan. Nanti rencananya juga akan ada tes terhadap bakal calon yang dilakukan oleh DPP [Dewan Pimpinan Pusat] PDIP,” jelasnya.
Endah menuturkan, meski pendaftaran di tingkat DPC telah selesai, namun bagi calon yang ingin maju masih diberikan kesempatan. Hanya saja, pendaftaran dilakukan di DPD PDIP DIY. “Bola kami serahkan ke DPD dan nanti akan diserahkan ke DPP,” kata dia.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengatakan pihaknya hingga saat ini belum membuka pendaftaran calon kepala daerah. Meski demikian, ia mengaku sudah melakukan komunikasi politik terhadap empat tokoh yang berpotensi maju sebagai calon bupati dan sepuluh tokoh untuk jadi calon wakil bupati. “Komunikasi akan terus dibangun,” kata Suparjo.
Menurut dia, di internal partai juga telah melakukan survei terkait dengan calon potensial yang akan diusung. “Jujur kami tidak sembarangan merekomendasikan karena calon yang diusung harus benar-benar dikehendaki oleh rakyat. Untuk bisa tahu itu maka harus melalui kajian ilmiah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Prabowo menunjuk Danantara mengimplementasikan perdagangan listrik RI-Singapura yang ditargetkan mencapai kapasitas 3,4 gigawatt pada 2035.
Polisi menangkap TW, terduga pelaku pencurian yang mengaku beraksi di 22 TKP di Soloraya. Kasus masih terus dikembangkan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.995 per dolar AS. Pasar menanti data cadangan devisa dan mencermati sentimen global serta Fitch Ratings.
Agrinas Palma Nusantara membuka lebih dari 20.000 lowongan kerja hingga Agustus 2026 untuk mendukung pengelolaan kebun sawit sitaan negara.