Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Kondisi Terkini Pukul 10.00 WIB di persimpangan Colombo masih lancar, Senin (23/9/2019)./Harian Jogja-Rofik Syarif G.P
Harianjogja.com, JOGJA - Informasi aksi damai #GejayanMemanggil dirasa kurang tersosialisasi ke pedagang yang berjualan di sekitar lokasi demo yakni persimpangan Colombo, Senin (23/9/2019).
Salah satunya pedagang helm bernama Bedjo yang berjualan di dekat traffic light pertigaan Colombo. Dia mengaku belum mengetahui akan ada aksi demonstrasi di persimpangan Colombo tersebut.
"Saya malah belum tau, kalau ada kabar tentang demo di dekat sini, masalahnya saya habis pulang dari kampung jadinya tidak tau kalau ada info demo," ujar dia, Senin (23/9/2019).
Tetapi ada juga beberapa pedagang yang sudah tau tentang informasi demo. Salah satunya Guntur pedagang perlengkapan Rumah Tangga di Persimpangan Colombo.
Guntur mengatakan untuk informasi kalau ada demo sudah tau dari media sosial. "Harapannya untuk demo kali ini tidak ada kejadian yang rusuh, karena kalau rusuh kasihan pedagang disekitar persimpangan," ujar Guntur pedagang sapu di Persimpangan Colombo.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 10.00 WIB, kondisi jalan di persimpangan Colombo masih lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.