Dispar DIY Terus Genjot Kualitas Desa Wisata

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY Wardoyo (duduk, tengah) berfoto bersama peserta pendampingan desa wisata di Dusun Tanjung, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Selasa (24/9). - Istimewa/Dinas Pariwisata DIY
24 September 2019 22:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY melakukan pendampingan kepada desa wisata yang ada di Dusun Tanjung, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Selasa (24/9/2019). Pendampingan yang diberikan meliputi tiga aspek yakni penguatan SDM, pelayanan prima kepada wisatawan, dan penguatan potensi desa wisata.

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY Wardoyo, mengatakan ketiga aspek pendampingan meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM) di desa wisata. "Kami edukasi soal attitude yang baik untuk ditampilkan kepada wisatawan itu seperti apa, kemudian pelayanan prima yang baik itu seperti apa, lalu penguatan terhadap potensi desa wisata," kata Wardoyo kepada Harian Jogja, Selasa (24/9).

Pendampingan itu dilakukan Pemda DIY selama enam hari dan diikuti oleh 80 orang warga Desa Donoharjo. Pemilihan desa itu sebagai lokasi pendampingan, kata Wardoyo, lantaran kelompok sadar wisata (pokdarwis) di Desa Donoharjo sejauh ini sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sleman.

"Kami memang memberikan keleluasaan untuk daerah, mereka juga sudah melakukan pemetaan terlebih dahulu. Harapannya nanti desa wisata itu menjadi pilot project," ucap dia.

Dalam memberikan pendampingan, Dispar DIY juga menggandeng sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dalam hal penguatan SDM, pelayanan prima kepada wisatawan, dan penguatan potensi desa wisata.

Dinas Pariwisata DIY, lanjut Wardoyo, memang tengah berupaya untuk melakukan pendampingan kepada lima desa wisata yang ada di lima kabupaten atau kota yang ada di DIY. "Di Sleman kebetulan ada di desa wisata di Dusun Tanjung. Masih ada empat desa lagi yang menjadi sasaran dari Dispar DIY," ujar dia.