Advertisement
Situs Resmi DPRD Kota Jogja Diretas, Begini Tampilannya
Tampilan laman resmi DPRD Kota Jogja setelah diretas, Rabu (2/10/2019) dini hari. - Dyah Febriyani
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Laman web resmi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, dprd-jogjakota.go.id diretas bertepatan dengan pelantikan pimpinan mereka, Selasa (1/10/2019).
Salah satu pengunjung situs, Putri Kemala, 21, mengaku tidak bisa mengakses situs DPRD Kota Jogja pada Rabu (2/10/2019) pagi. "Saya ingin mencari informasi tentang sidang paripurna lalu, namun ternyata tampilannya berbeda. " kata dia, Rabu.
Advertisement
Saat coba ditelusuri Harianjogja.com, Rabu, pada halaman utama web tersebut langsung terpampang tampilan warna hitam dengan tulisan berwarna putih yang berbunyi kebakaran Riau, yang dipadamkan KPK, DPR habis berapa botol ?
Selain itu peretas juga menuliskan #TolakRUU, dimana tagar tersebut menggambarkan penolakan dia terhadap revisi sejumlah undang-undang.
BACA JUGA
Peretas yang menamai dirinya dengan ClownTerror072, juga menambahkan lagu berjudul Salah Apa Aku. Lagu ini terputar otomatis saat pengunjung mencoba masuk kedalam situs yang saat ini tidak bisa diakses itu.
Anehnya, di seluruh wilayah DIY, hanya situs dprd-jogjakota.go.id milik DPRD DIY yang jadi sasaran peretasan. Saat ini, laman resmi milik DPRD Kota Jogja sudah ditutup untuk sementara dalam rangka perbaikan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Eks Menara Kopi Kotabaru Mulai Ramai Bus Pariwisata
- Satpol PP Masih Temukan Wisatawan Merokok dan Otoped di Malioboro
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
Advertisement
Advertisement







