OPINI: Efisiensi Berkeadilan, Pedoman Konstitusional Program Strategis Pemerintah
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Petugas dari UPT Metrologi sedang melayani para pedagang pasar Bantul untuk tera ulang UTPP, Selasa (1/10/2019). /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL – Unit Pelaksana Teksnis (UPT) Metrologi Dinas Perdangan Bantul melakukan tera ulang alat ukur kepada seluruh pedagang pasar Bantul yang setiap harinya menggunakan alat ukur. Peneraan ulang ini dilakukan pada Senin (30/9/2019) hingga Selasa (1/10/2019).
Penera Ahli UPT Metrologi Bantul, Made Mukiada, menyampaikan bahwa peneraan ulang ini merupakan kegiatan rutin yang tujuannya untuk melindungi para pedagang dan konsumen dari kecurangan-kecurangan alat ukur yang kerap terjadi.
“Kegiatan ini tidak lain untuk melindungi hak konsumen dan juga penjual, kalau timbangannya berbeda kan bakal ada yang dirugikan, selain itu untuk menghindari kecurangan-kecurangan yang sering terjadi di alat ukur atau UTTP-nya,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com.
Ia menambahkan bahwa jika hari ini ada pedagang yang belum sempat menera ulang UTTP-nya, para pedagang tersebut bisa melakukan tera ulang di Kantor Dinas UPT Metrologi Bantul yang beralamat di Jl. Wahidin Sudiro Husudo No.70, Karangbayam, Bantul.
Pedagang sendiri hanya perlu mengeluarkan uang Rp.3000 untuk biaya retribusi lalu biaya reparasi kurang lebih sekitar Rp25.000. Kunta mengatakan jika UTTP pedagang tidak perlu direparasi maka pedagang hanya perlu membayar biaya retribusi.
"Selama kemarin kami telah menera ulang timbangan meja sebanyak 116, anak timbangan ada 230, timbangan sentisimal ada satu, timbangan elektronik ada 21, jika dalam jangka satu tahun ada alat timbang serta perangkat lainnya yang rusak maka para pedagang bisa meneraulangkan alat mereka di Kantor Dinas UPT Metrologi,” jelasnya.
Made mengatakan bahwa tera ulang ini akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang di seluruh pasar yang ada di Bantul. Menurut Made ke depannya kesadaran para pedagang dalam menerakan UTTP-nya harus ditingkatkan lagi agar hak konsumen dan hak pedagang tidak dirugikan.
UPT Metrologi Bantul juga telah mendistribusikan sepuluh Timbangan Ukur Ulang (TUU) kepada pasar di Bantul yaitu Pasar Angkruksari, Bantul, Ngipik, Niten, Pijenan, Piyungan, Pleret, Pundong, Semampir, serta Pasar Sorobayan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Komnas HAM mengecam penembakan tiga ASN Jayawijaya dan mendesak Polda Papua mengusut pelaku secara transparan dan akuntabel.
Hakim kembali menolak praperadilan eks Waka BGN Lodewyk Pusung. Status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tetap sah.
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.
Sinergi tersebut dibahas dalam Overview Implementasi SIPD RI-SP2D Online dan evaluasi Optimalisasi Penggunaan KKI/KKPD di Semarang, Jumat (11/9/2026).