Tinggal Menyempurnakan Interior, Ini Spesifikasi Underpass Bandara Kulonprogo

Seorang pekerja berjalan memasuki Underpass YIA di Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (31/10/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara).
31 Oktober 2019 20:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Terowongan bawah tanah atau umum disebut underpass yang melewati bawah Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kecamatan Temon, Kulonprogo sudah hampir jadi. Tinggal sisi interior yang masih terus dibenahi.

“Tinggal interior saja, kalau secara fisik sudah ada dan bagus,” kata Mansyur, pekerja proyek pembangunan Underpass YIA kepada Harian Jogja, Kamis (31/10/2019) sore.

Mansyur menjelaskan sejak dibangun akhir tahun lalu, fisik underpass kini sudah mulai terlihat. Sisi jalan dari ujung barat hingga timur sudah terlapisi aspal. Pun demikian dengan bangunannya telah berdiri megah. Blower yang berfungsi memberi pasokan udara di dalam terowongan sepanjang 1.095 meter itu juga berfungsi dengan baik.

“Tinggal interior sama ngecat marka jalan dan trotoarnya,” ungkapnya.

Underpass ini dibangun oleh PT Wijaya Karya (WIKA). Perusahaan pelat merah tersebut ditargetkan mampu menyelesaikan pekerjaannya sampai 6 Desember 2019. Pembangunan sendiri sudah dilakukan sejak 12 November 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp293 miliar.

Guna mengejar target penyelesaian, WIKA menerjunkan 500 an pekerja. Pengerjaannya dilakukan simultan di kedua sisi underpass, yakni sisi barat dan timur.

Underpass YIA memiliki panjang 1.400 meter, dengan rincian 1.095 meter jalan di bawah permukaan tanah dan sisanya jalur luar menuju JJLS. Sementara lebar underpass berkisar 16 meter dengan ketinggian 5,2 meter.