Jadwal Perpanjangan SIM Kulonprogo Senin 26 Oktober 2026
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 26 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Seorang pekerja berjalan memasuki Underpass YIA di Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (31/10/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA—Proyek pembangunan terowongan bawah tanah atau underpass di bawah Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) diproyeksikan bisa dilalui kendaraan bermotor pada Desember 2019 mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kretek 2 dan Underpass Kentungan Cs Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Muhammad Sidiq Hidayat mengatakan pembangunan terowongan YIA sudah hampir selesai. Bahkan, pengerjaannya sudah mencapai 90%. Secara umum pekerjaan fisik yang besar telah rampung, sehingga saat ini tinggal proses penyelesaian.
“Secara struktur sudah selesai semua, saat ini cuma pekerjaan minor saja seperti soal kelistrikan serta berbagai perlengkapan lain di underpass,” kata dia kepada Harianjogja, Kamis (31/10/2019).
Sidiq optimistis proyek itu bisa terselesaikan tepat waktu sehingga pada Desember 2019 mendatang dapat dilalui kendaraan bermotor. “Semangat kami Desember tetap kami selesaikan, rencana kami Desember [bisa dilewati],” katanya.
Ia mengatakan bangunan underpass YIA cukup megah. Terowongan ini memiliki panjang lebih satu kilometer yang berada di bawah YIA. Keberadaan terowongan ini merupakan kelanjutan dari jalur jalan lingkar selatan (JJLS) yang terputus oleh pembangunan YIA. Pemerintah menganggarkan senilai Rp290 miliar untuk membangun terowongan ini.
“Terowongan ini kan sebenarnya hanya untuk menyambung JJLS, jalur pansela [pantai selatan], ini satu-satunya link pansela,” katanya.
Dalam proses pembangunan, kata dia, tidak ada kendala yang signifikan, semua pembangunan berjalan sesuai perencanaan. “Termasuk [pembebasan] lahan juga sudah tertangani dengan baik,” ucapnya.
Sidiq belum bisa memastikan apakah pengoperasian underpass YIA melalui seremoni peresmian atau tidak, tetapi fokusnya saat adalah menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. “Kalau harapan peresmian itu bonus buat kami, fokus kami pekerjaan harus selesai,” katanya.
Ornamen di dalam terowongan, kata dia, saat ini dalam tahap penyelesaian dengan melibatkan seniman. Gambar ornament tersebut mencerminkan kearifan lokal, berupa tarian angguk dan geblek renteng.
“Sepanjang terowongan itu gambar tarian [angguk] tersebut, baik di kiri dan kanan, saat ini dalam proses pemasangan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 26 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Pengangguran lulusan perguruan tinggi mencapai 1,03 juta orang pada Mei 2026. MagangHub dinilai belum efektif dan perlu dibenahi.
Simak diskon tiket Nataru 2026/2027, mulai kereta api 30%, kapal PELNI 30%, PPN pesawat ditanggung pemerintah, hingga stimulus ASDP.
Bea Cukai mencatat 127 penindakan ekspor emas ilegal senilai Rp1,02 triliun. Bersama Polri dan ESDM, pemerintah memburu korporasi di balik jaringan tersebut.
Prabowo memanggil Yusril ke Istana untuk membahas kajian DEN soal definisi korupsi dan wacana pembaruan UU Pemberantasan Tipikor.