Advertisement
Arus Mudik ke Gunungkidul Masih Lancar, 106.533 Kendaraan Masuk
Foto ilustrasi mudik Lebaran. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Perhubungan Gunungkidul mencatat 106.533 kendaraan masuk ke Bumi Handayani hingga Senin (16/3/2026) pukul 24.00 WIB, sementara kendaraan keluar tercatat 95.073 unit.
"Mayoritas kendaraan yang melintas berupa sepeda motor dan mobil pribadi, mencapai 75% dari total arus lalu lintas," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, Selasa (17/3/2026).
Advertisement
Kendaraan yang melintas masih tergolong normal dan tidak menimbulkan kepadatan di pintu masuk utama. Untuk pengamanan, Dinas Perhubungan menerjunkan 107 personel dan mendirikan pos di Pos Patuk, Siyono, kawasan pantai, Terminal Semin, serta kantor Dinas Perhubungan Gunungkidul.
Jalur utama mudik tetap Jogja-Wonosari, sementara sejumlah jalur alternatif disiapkan, antara lain Gunungkidul-Sleman via Nglanggeran, Panggang ke JJLS, Dlingo-Playen, dan Clongop-Watugajah.
BACA JUGA
Bayu menambahkan, pengendara kendaraan besar sebaiknya menghindari jalur Dlingo-Playen dan beberapa jalur utara karena potensi longsor, khususnya di Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari. Pemudik Pulas Wiyatno dari Kalurahan Putat, Patuk, mengaku perjalanan dari Jakarta berjalan lancar dan tiba selamat pada Minggu (15/3/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







