Advertisement
Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
Ilustrasi tawuran. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perkelahian antarremaja yang diduga telah direncanakan sebelumnya di kawasan Pakualaman, Kota Jogja, berujung dua pelajar mengalami luka serius akibat senjata tajam. Polisi kini mendalami dugaan aksi “gladiatoran” yang terjadi dini hari tersebut.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Ki Mangunsarkoro, tepatnya di depan SMP Muhammadiyah 4 Jogja, pada Rabu (25/3/2026). Kedua korban, AP, 18, dan RA, 17, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Advertisement
Ps Kasihumas Polresta Jogja, Ipda R. Anton Budi Susilo, mengatakan kondisi korban cukup serius akibat luka bacok di sejumlah bagian tubuh.
“Peristiwa terjadi dini hari, dua korban mengalami luka akibat senjata tajam dan saat ini masih dalam penanganan medis,” ujarnya saat dikonfirmasi.
BACA JUGA
Berdasarkan data kepolisian, AP mengalami luka di pundak kiri, kedua lengan, serta jempol tangan kanan. Sementara RA mengalami luka parah di bagian dada kiri hingga menembus paru-paru.
RA sempat menjalani perawatan di RS Pratama sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bethesda karena kondisinya memburuk.
Kasus ini awalnya tidak langsung teridentifikasi sebagai perkelahian. Polsek Umbulharjo menerima laporan dari rumah sakit terkait pasien yang diduga korban kecelakaan lalu lintas.
Namun, saat petugas melakukan pengecekan di instalasi gawat darurat, ditemukan korban lain dengan luka akibat senjata tajam yang mengarah pada dugaan bentrokan.
“Awalnya laporan masuk sebagai laka lantas, tetapi setelah dicek di IGD ditemukan korban dengan luka akibat senjata tajam sehingga diduga merupakan kasus perkelahian,” kata Anton.
Dari hasil pemeriksaan awal, perkelahian tersebut diduga telah direncanakan. Kedua kelompok disebut sepakat bertemu di lokasi untuk melakukan aksi yang dikenal sebagai “gladiatoran”.
“Dari keterangan yang diperoleh, pertemuan itu sudah direncanakan. Jadi bukan karena kebetulan papasan atau saling ejek di jalan,” jelasnya.
Polisi juga menemukan dua senjata tajam jenis celurit yang diduga dibawa oleh salah satu korban. Keterangan saksi menguatkan bahwa kedua kelompok sama-sama membawa senjata saat bentrokan terjadi.
“Didapati senjata tajam jenis celurit dan dari keterangan sementara, kedua pihak diduga sama-sama membawa senjata,” ujarnya.
Saat ini, penanganan kasus telah dilimpahkan ke Polresta Jogja. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Penanganan perkara dilimpahkan ke Polresta Jogja untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk pendalaman terkait kelompok yang terlibat,” katanya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hingga dini hari guna mencegah kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- SAR Selamatkan 8 Wisatawan Terseret Arus di Pantai Parangtritis
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di DIY: Jalur Tempel dan Tol Padat
- Kondisi Pantai Gunungkidul Aman dan Nihil Insiden, SAR Tetap Siaga
- RSUD Panembahan Senopati Buka Klinik Ginjal, Urai Antrean Pasien
- Sleman Perluas Trayek Bus Sekolah di Kalasan, Target Mei 2026
Advertisement
Advertisement








