Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Jemput Bola di Karangwuni
Disdukcapil Gunungkidul menggelar layanan one day service di Karangwuni. Sebanyak 97 warga telah mengaktivasi IKD hingga Kamis pagi.
Penyerahan penghargaan pelayanan publik kepada Pemkot Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota Jogja mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam bidang pelayanan publik terbaik kategori Kota.
Penghargaan diberikan kepada empat unit pelayanan yang hasil evaluasinya mendapat predikat sangat baik atau di tahun 2019.
Unit pelayanan tersebut yakni Rumah Sakit Jogja, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan (DPMP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Bagian Organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, juga diberikan penghargaan. Penghargaan tersebut diberikan lantaran Wali Kota Jogja sebagai kepala daerah dinilai telah berhasil menjadi pembina pelayanan publik dengan katagori sangat baik.
Ada enam aspek yang dievaluasi dari Pemkot Jogja ini yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, sistem konsultasi, dan pengaduan serta inovasi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo dan diterima oleh Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, Selasa (5/11/2019) di Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, Tjahjo Kumolo menyampaikan penghargaan tersebut sebagai upaya percepatan kualitas pelayanan publik di Indonesia yang dianggap sangat baik setelah memperoleh rekomendasi positif dari masyarakat pengguna unit pelayanan publik tersebut.
Menurutnya Kota Jogja dinilai telah memberikan pelayanan publik terbaik se-Indonesia dan telah ditetapkan sebagai role model wilayah Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
"Penilaian untuk menetapkan Kota Jogja sebagai kota dengan pelayanan publik terbaik kita lakukan secara komperhensif, mulai dari standar pelayanannya, kemudian prosedurnya menyulitkan atau memudahkan, dan yang tidak kalah penting kita lakukan survey kepuasan masyarakat,” katanya.
Selain itu, katanya, pemberian penghargaan tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong kota dan kabupaten lainnya di seluruh Indonesia untuk mengikuti jejak Kota Jogja yang menjadi role model dalam memberikan pelayanan publik yang prima.
Ia berharap dengan adanya pemberian penghargaan ini, Kota Jogja dapat memberikan contoh bagi daerah lainnya, agar pelayanan publik pada daerah akan semakin baik dan kepercayaan publik terhadap pemerintah akan lebih baik ke depannya.
Ditemui seusai menerima penghargaan, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi sangat mengpresiasi penghargaan yang didapat tersebut.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Yogya serta seluruh masyarakat Kota Yogyakarta.
“Kebersamaan masyarakat dan Pemkot mampu menciptakan penyelenggaraan kerja sama yang baik, dan akhirnya mengantarkan Kota Jogja meraih penghargaan dalam hal pelayanan publik terbaik,” kata Wawali.
Walaupun begitu, Ia mengingatkan penghargaan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi PemkotJogjauntuk selalu meningkatkan kualitas dan kinerjanya. Pun, tantangan untuk terus mempertahankan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Kota Yogyakarta, karena selama ini masyarakat Kota Yogyakarta telah mendukung dengan baik atas semua kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemkot Jogja,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran pegawai ASN Pemkot Jogja yang telah melaksanakan kinerjanya dengan baik dalam melayani masyakarakat.
Sehingga, masyarakat dapat merasakannya langsung dan menikmati pelayanan terbaik dari pemkot. “Pelayanan publik di Kota Yogyakarta semakin hari semakin membaik. Kita terus berusaha membenahi sektor yang kurang dan meningkatkan sektor yang sudah baik,” katanya.
Ia berharap dengan penghargaan tersebut akan selalu menjadi motivasi Pemkot Jogja dan masyarakat agar dapat meningkatkan dan mempertahankan dukungan terhadap program yang dilaksanakan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul menggelar layanan one day service di Karangwuni. Sebanyak 97 warga telah mengaktivasi IKD hingga Kamis pagi.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.
Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian pada kasus penyekapan di Bandung dan meminta proses hukum berjalan tegas sesuai aturan berlaku.
Sarjana di Job Fair Kulonprogo berbagi kisah sulit mencari kerja. Ratusan lamaran dikirim, tetapi pekerjaan layak masih sulit didapat.