Banjir Order, Jasa Tangki Air Gunungkidul Kirim Hingga Tengah Malam
Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul berdampak terhadap meningkatkanya permintaan air di masyarakat sehingga pengiriman dilakukan hingga tengah malam.
Penjaga sekolah SD Negeri Gedangklutuk, Sugiyono saat menunjukan atap ruang kelas V yang nyaris ambruk karena kayu mengalami pengeroposan, Rabu (6/11/2019). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Siswa kelas V, SD Negeri Gedangklutuk, Desa Kanigoro, Saptosari terpaksa pindah ke ruang lain untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, ruangan itu sejak sembilan bulan lalu mengalami kerusakan dan belum diperbaiki hingga sekarang.
Penjaga Sekolah SD Negeri Gedangklutuk, Sugiyono mengatakan, pihaknya sudah melaporkan terkait dengan kerusakan di ruangan kelas V. Meski demikian, belum ada kabar kapan kerusakan akan diperbaiki. “Sudah dilaporkan dan sudah juga disurvei, tapi untuk kepastian pembangunan belum diketahui,” katanya saat ditemui di area sekolah, Rabu (6/11/2019).
Sugiyono menjelaskan, kerusakan ruangan kelas ini terjadi karenanya adanya kayu pada atap yang keropos. Agar tidak ambruk, pihak sekolah terpaksa memasang tiang penyangga yang terbuat dari bambu sebanyak empat tiang. “Ya kalau tidak disangga pasti atap akan ambruk karena rangkaian kayu sudah keropos,” ungkapnya.
Menurut dia, kerusakan tidak hanya di ruang kelas V karena di ruang lain juga ada. Hanya, saja kerusakan tidak begitu parah karena tulang atap ruangan melengkung. “Masih bisa digunakan karena yang benar-benar dikosongkan hanya di kelas V,” katanya.
Sugiyono pun berharap agar kerusakan bisa diperbaiki. Pasalnya, saat musim hujan diperkirakan kerusakan bisa lebih parah. “Ya kalau diperbaiki karena kelas jadi satu rangkaian. Sebab satu gedung digunakan untuk empat kelas,” tuturnya.
Ditambahkannya, meski ada ruang kelas yang rusak, masih bisa diatasi karena ada ruang kelas lain yang kosong sehingga tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar. “Total murid di sekolah ini ada 186 anak,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid saat dimintai konfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait dengan kerusakan ruang kelas di SD Negeri Gedangklutuk. Meski demikian, untuk perbaikan belum bisa dilakukan tahun ini karena baru dilaksanakan di 2020. “Ada ketidaksinkronan di laporan data pokok pendidikan. Jadi dilaporan masih baik, tapi saat dicek ternyata rusak,” katanya.
Menurut Bahron, untuk keamanan proses belajar mengajar sudah memerintahkan agar ruangan tidak digunakan. “Ya kalau memang membahayakan jangan digunakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul berdampak terhadap meningkatkanya permintaan air di masyarakat sehingga pengiriman dilakukan hingga tengah malam.
Uban prematur bisa diperlambat dengan gaya hidup sehat, mulai dari nutrisi, stres, hingga kebiasaan harian.
Rekomendasi laptop Rp3–5 juta 2026 dengan SSD dan RAM 8GB yang masih layak untuk kerja dan kuliah.
Skema pajak JHT BPJS Ketenagakerjaan berbeda tergantung saldo, pencairan, dan NPWP peserta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Carlo Ancelotti memimpin daftar pelatih termahal Piala Dunia 2026 dengan gaji Rp194 miliar, Scaloni justru di luar lima besar