Rejomulia & BPIP Akan Gelar Kemah Pancasila di Tebing Breksi

Ilustrasi lambang Pancasila. - Antara
04 Desember 2019 18:47 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Yayasan Rejomulia Jogja bekerja sama dengan Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP) didukung Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY berencana menggelar Kemah Pancasila Pelajar Indonesia (KPPI) pada 13 sampai dengan 15 Desember 2019 di Watu Tapak Camp Hill Tebing Breksi Prambanan, Sleman. KPPI bakal diikuti 350 orang peserta yang berasal dari perwakilan pelajar SMA/SMK se Indonesia.

Widihasto Wasana Putra, Koordinator Humas KPPI mengatakan KPPI dilaksanakan dengan tiga tujuan. Pertama, menanamkan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar SMA/SMK.

“Segmen pelajar SMA/SMK dipilih karena merupakan calon-calon generasi pemimpin bangsa yang perlu diperkuat perspektif idiologisnya. Harapannya ke depan mereka memiliki sikap politik yang inklusif,” kata Widihasto melalui keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Rabu (4/12/2019).

Kedua, sebagai upaya awal merintis pembangunan jejaring di kalangan pelajar Indonesia sehingga tercipta relasi sosial berkelanjutan gerakan implementasi nilai-nilai Pancasila. Ketiga, mempersiapkan generasi baru kader penggerak Pancasila untuk menopang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melanjutkan tugas-tugas serta tanggungjawab kebangsaan lainnya.

Menurut dia, konten acara KPPI dikonsep secara Edu-Fun dengan memadukan berbagai metode permainan,  keterampilan, diskusi kelompok serta apresiasi seni yang mengasah afeksi dan kognisi peserta. Muatan materi meliputi Pancasila, kebangsaan, kepemimpinan, kemanusiaan, sosial masyarakat, lingkungan alam, psikologi, kebudayaan, sosial media, sosial entrepreneurship, dan keorganisasian. Pelaksanaan KPPI dipandu sejumlah mentor berpengalaman dalam berbagai gerakan kebangsaan dan pengkaderan.

“Syarat umum bagi peserta KPPI adalah masih berstatus pelajar SMA/SMK Indonesia, sehat jasmani rohani, mengantongi izin atau rekomendasi dari sekolah serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan ketentuan yang ditetapkan panitia. Peserta kami minta membawa kelengkapan pribadi seperti sarana ibadah, peralatan mandi, jaket, jas hujan, senter dan lainnya. Selama pelaksanaan KPPI panitia akan membatasi waktu penggunaan telepun seluler peserta dan melarang peserta merokok,” ucap dia.

Pendaftaran dan informasi peserta di www.rejomulia.com/kemahpancasila atau di nomor 081222686879. Pendaftaran ditutup tanggal 5 Desember 2019.

“Panitia melakukan seleksi internal. Pendaftaran tidak dipungut beaya. Peserta akan mendapatkan fasilitas tenda, konsumsi, asuransi, kaos, topi, ID card, sertifikat, buku panduan, goodiebag serta materi selama acara berlangsung.”

Widihasto mengatakan hingga kini sudah tercatat 150-an orang pendaftar perwakilan pelajar SMA/SMK dari sejumlah provinsi antara lain Pekanbaru, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jabar, DIY, Jateng, Sulawesi Selatan, Gorontalo dan Papua. Mereka berasal dari berbagai organisasi pelajar seperti OSIS, Pramuka, Palang Merah Remaja, pecinta alam dan wakil organisasi intra sekolah lainnya.

Sejumlah narasumber yang akan hadir mengisi KPPI antara lain Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD, anggota dewan pengarah BPIP Ahmad Syafii Maarif, Ketua BPIP Hariyono, Sekretaris Utama BPIP Karjono Atmoharsono, rohaniawan Romo Benny Susetyo, Dewan Pembina Yayasan Rejomulia Masrur Ahmad,  budayawan Achmad Charris Zubair, sejarawan Baskara T. Wardaya SJ, dan sejumlah tokoh lainnya.

“Panitia tengah mengupayakan kehadiran Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri dapat membuka pelaksanaan KPPI yang baru pertama kalinya diadakan ini,” kata Widihasto.