Jelang Natal, Harga Bahan Pokok di Wonosari Terpantau Stabil

Seorang pedagang (kiri) melayani konsumen yang membeli cabai rawit di Pasar Argosari, Kecamatan Wonosari, belum lama ini. - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
12 Desember 2019 20:17 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Satgas Pangan Polres Gunungkidul terus memantau pergerakan harga bahan pokok. Berdasar pantauan yang dilakukan selama lima hari mulai Minggu (8/12/2019) hingga Kamis (12/12/2019), harga sejumlah bahan pokok terpantau stabil.

Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menuturkan pemantauan dilakukan guna memastikan ada tidaknya kenaikan harga bahan pokok. Berdasar pantauan, ada beberapa komoditas yang harganya naik meski tidak signifikan. Secara umum harga bahan pokok di Gunungkidul masih stabil. "Hasil pantauan yang kami lakukan selama lima hari harga bahan pokok cenderung stabil," kata Johan, Kamis.

Berdasar hasil pantauan di Pasar Argosari, Kecamatan Wonosari, harga beras jenis IR 1 masih stabil di kisaran Rp11.800/ kilogram (kg) dan IR 2 Rp10.800/kg. Daging sapi yang biasanya nai saat ini cenderung stabil di kisaran Rp120.000 sampai Rp124.000 /kg. Untuk daging ayam broiler terpantau menurun dari Rp34.000 menjadi Rp33.000 per ekor, sedangkan untuk ayam kampung naik dari Rp72.000 menjadi Rp74.000 per ekor.

Untuk komoditas bumbu seperti bawang putih masih stabil diharga Rp30.000 /kg dan bawang merah Rp26.000 /kg, cabai rawit naik dari Rp26.000 menjadi Rp30.000/kg dan cabai hijau stabil diharga Rp20.000/kg.

Johan menjelaskan jika terjadi lonjakan harga jajarannya siap menggelar operasi pasar. Saat ini, kata dia, pemantauan terus dilakukan guna menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasar.

Untuk ketersediaan epliji, khususnya ukuran tiga kilogram, Jonan belum bisa berkomentar banyak. Saat ini jajarannya masih berkoordinasi bersama pihak terkait dalam memantau ketersediaan gas di pasar. "kami masih menjalin komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektor terkait," ujarnya.

Senada dengan Johan, Kepala Satgas Pangan Gunungkidul, AKP Anak Agung Dwipayana, mengungkapkan jajarannya terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar. "Kami masih terus memantau, tetapi hasil pastinya belum bisa disampaikan," ujarnya.