Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Terduga teroris kembali ditangkap di wilayah DIY.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, Rabu (18/12/2019), menangkap seorang terduga teroris di Dusun Kadisono, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Seorang warga sekitar lokasi penangkapan Rohadi Heryanto mengatakan penangkapan tersebut dilakukan oleh beberapa orang bersenjata dan mengenakan penutup muka.
"Selain menangkap, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah yang ditempati orang yang ditangkap," katanya.
Menurut dia, usai melakukan penggeledahan, petugas terlihat membawa sejumlah buku dari rumah tersebut.
"Orang tersebut memang koleksi bukunya sangat banyak. Tetapi buku apa yang dibawa saya tidak tahu," katanya.
Ia mengatakan, selama ini pria yang ditangkap tersebut tidak menunjukkan hal-hal yang mencurigakan. "\'Srawung\' (bergaul) dengan masyarakat juga baik," katanya.
Menurut dia, pria tersebut juga terlihat rajin mengaji dan aktif di kelompok Mujahidin.
"Dalam penangkapan tersebut ada sekitar 20 personel yang melakukan penggerebekan dan penggeledahan. Tidak terdengar ada perlawanan saat penangkapan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.