Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Terduga teroris kembali ditangkap di wilayah DIY.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, Rabu (18/12/2019), menangkap seorang terduga teroris di Dusun Kadisono, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Seorang warga sekitar lokasi penangkapan Rohadi Heryanto mengatakan penangkapan tersebut dilakukan oleh beberapa orang bersenjata dan mengenakan penutup muka.
"Selain menangkap, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah yang ditempati orang yang ditangkap," katanya.
Menurut dia, usai melakukan penggeledahan, petugas terlihat membawa sejumlah buku dari rumah tersebut.
"Orang tersebut memang koleksi bukunya sangat banyak. Tetapi buku apa yang dibawa saya tidak tahu," katanya.
Ia mengatakan, selama ini pria yang ditangkap tersebut tidak menunjukkan hal-hal yang mencurigakan. "\'Srawung\' (bergaul) dengan masyarakat juga baik," katanya.
Menurut dia, pria tersebut juga terlihat rajin mengaji dan aktif di kelompok Mujahidin.
"Dalam penangkapan tersebut ada sekitar 20 personel yang melakukan penggerebekan dan penggeledahan. Tidak terdengar ada perlawanan saat penangkapan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Jalan Kweni-Druwo, Sewon, Bantul ditutup hingga 7 Desember 2026 akibat pembangunan jembatan. Simak rekayasa lalu lintas dan jalur alternatifnya.
Pasien obesitas hampir 300 kilogram di Sragen dievakuasi 15 petugas gabungan ke RSUD setelah mengalami sesak napas dan tubuh lemas.
Yamaha kembali menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui Fazzio Youth Festival 2026, ajang tahunan yang memadukan kreativitas, olahraga
PSI Bantul merampungkan kepengurusan di 17 kapanewon dan 76 DPRt, lalu memulai konsolidasi dan pendidikan politik menuju Pemilu 2029.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.