Tak Patok Target Jumlah Pengunjung, Ini Dia yang Disiapkan Pengelola Tebing Breksi

Kawasan objek wisata Tebing Breksi yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan dipadati wisatawan, Senin (23/12/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
24 Desember 2019 06:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Taman Wisata Tebing Breksi di Kecamatan Prambanan, diyakini masih menjadi salah satu destinasi wisata yang pilihan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2020. Sejumlah atraksi disiapkan bagi wisatawan.

Pengelola Taman Wisata Tebing Berisi Khaliq Widianto mengaku tidak ada target jumlah pengunjung yang masuk ke taman rekreasi tersebut. Pada liburan kali ini misalnya, pengelola menyediakan beragam atraksi seni dan budaya seperti penampilan tari angguk, jatilan, dan band indie. "Kami tidak menerapkan target. Harapannya pengunjung yang datang ramai dan lancar saja," kata Khaliq kepada Harianjogja.com, Minggu (22/12/2019).

Peningkatan pelayanan, kata dia, meliputi peningkatan aksesibilitas, lahan parkir yang lebih luas, penambahan beberapa spot di Breksi, atraksi yang ditawarkan dan tentunya kualitas sumberdaya pengelola destinasi, menjadi andalan taman wisata ini. "Peningkatan pelayanan tentu kami lakukan," katanya.

Taman Breksi yang pernah meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler itu mampu menampung parkir 600 unit sepeda motor, 150 unit mobil dan 40 unit bus. "Sampai saat ini bus besar masih diperbolehkan naik dan belum ada rencana dari pengelola ataupun surat edaran dari pemerintah tentang bus yang tidak boleh naik," kata Khaliq.

Kebijakan tersebut selama libur natal dan tahun baru, lanjutnya bersifat situasional. Sebab jika parkiran Breksi sudah tidak muat maka calon pengunjung diberi opsi untuk menggunakan shuttle. Kebijakan tersebut dilakukan setiap hari dan bukan saat liburan panjang saja. "Kalau parkir penuh, kami berikan opsi untuk parkir di bawah. Penumpang kami jemput dengan biaya Rp15.000 per orang untuk naik dan turun," katanya.

Untuk memberikan kelancaran dalam perjalanan saat kendaraan naik ke Tebing Breksi, lanjut Khaliq, ada 15 petugas pengatur jalan dari pertigaan jalan Raya Prambanan-Pertigaan Breksi. "Libur panjang kami minta bantuan teman-teman Karang Taruna untuk membantu kelancaran lalu lintas, terutama di tanjakan terjal. Mereka menjadi pasukan ganjel," kata Khaliq.