Advertisement
Diterjang Angin Kencang, Begini Kondisi SMK N 2 Pengasih
Sejumlah siswa tengah kerja bakti membersihkan sisa pohon tumbang di SMK N 2 Pengasih, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, Sabtu (4/1/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-- Rusaknya sejumlah gedung di SMK N 2 Pengasih, akibat diterjang hujan disertai angin kencang pada Jumat (3/1/2020) mengancam kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM).
Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas SMK N 2 Pengasih, Subiyanto, mengatakan peristiwa kemarin membuat sedikitnya empat gedung di sekolah yang berlokasi di Dusun Kembang, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih itu rusak, meliputi kantor, aula, lab komputer dan bengkel untuk kegiatan praktikum siswa jurusan mesin dan bangunan.
Advertisement
Untuk kantor yang diperuntukkan sebagai ruang kepala sekolah, waka dan layanan administrasi mengalami rusak di bagian langit-langit. Eternit di ruangan tersebut jebol hingga menimbulkan rongga yang cukup lebar. Pun demikian di aula sekolah yang biasa digunakan untuk gedung serba guna dan pusat kegiatan siswa. Bahkan genting yang melapisi atap aula berhamburan. Kondisi serupa juga menimpa Lab komputer dan bengkel yang peruntukannya sebagai tempat KBM.
"Total kerugian berdasarkan hasil pendataan kami ditaksir mencapai Rp80 juta, dampak lainnya KBM yang akan dilangsungkan besok Senin (6/1/2020) kemungkinan bakal terganggu," ungkap Subiyanto ditemui di SMK N 2 Pengasih, Sabtu (4/1/2020).
BACA JUGA
Dia mengatakan untuk meminimalisir terganggunya KBM dan aktivitas lain di sekolah ini, pihaknya melakukan kerja bakti yang diikuti oleh seluruh karyawan, guru dan OSIS. Kerja bakti dilakukan hari ini sampai Minggu (5/1/2019).
"Untuk sementara kami maksimalkan dengan kegiatan kerja bakti hari ini dan besok, sebagian atap yang terbuka juga langsung dibenahi, sehingga Senin diharap KBM bisa berjalan lancar," ucapnya.
Untuk keperluan renovasi, SMK ini menggunakan dana komite sekolah. Namun karena ada keterbatasan, diharapkan pihak-pihak terkait bisa turut membantu.
Salah satu siswa Wahyu Dwi Asta, berharap seluruh sarana prasarana yang rusak di sekolahnya bisa segera diperbaiki agar KBM berjalan lancar. "Karena musibah kemarin juga ada komputer yang rusak dan sarpras rusak, kami harap bisa segera diperbaiki," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Isu Kenaikan Harga BBM Bikin Gelisah Warga, Ini Penjelasan DPR
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement







