Advertisement
Dijanjikan Dibuka Januari, Underpass YIA Hingga Kini tak Kunjung Beroperasi
Kondisi ujung Underpass YIA di sisi barat tepatnya di Desa Palihan, Kecamatan Temon, seperti terlihat Selasa (10/12/2019). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO-Jadwal pengoperasian jalan jalur bawah tanah atau umum disebut underpass di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) Kecamatan Temon, masih belum jelas.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Moeljono, sebelumnya telah menyebut, underpass sepanjang 1,4 km itu kemungkinan sudah dibuka pada Januari 2020. Namun sampai hari ini belum diketahui kapan pastinya jalur tersebut bakal dioperasikan.
Advertisement
Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo L. Bowo Pristiyanto saat ditanya perihal itu mengatakan masih menunggu koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Adapun pada Jumat (10/1/2020), Bowo mengungkapkan ada forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat provinsi.
"Tadi baru ada forum LLAJ tingkat provinsi, tapi saya belum dapat informasi lebih lanjut tentang pembahasannya seperti apa," kata Bowo kepada Harian Jogja, Jumat sore.
BACA JUGA
Sebelumnya Bowo menyampaikan, jika underpass akan dioperasikan, Dinas Perhubungan DIY pasti akan berkoordinasi dengan jawatannya. Dilanjutkan sosialisasi ke Forum Lalu Lintas Kulonprogo dan warga sekitar underpass. "Karena di situ in out nya krusial, meski desain sudah bagus dan menurut saya sudah aman, tapi ketika keluar kan ada tikungan, jadi perlu ada sosialisasi keamanan," ujarnya awal bulan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement









