Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Sejumlah lansia mengikuti cek kesehatan gratis yang digelar RSU Mitra Paramedika di Masjid Jamiatul Ummah, Selomartani, Kecamatan Kalasan, Sabtu (18/1/2020) malam./Istimewa-RSU Paramedika
Harianjogja.com, SLEMAN—Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Paramedika memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Demangan, Desa Selomartani, Kalasan, Sabtu (18/1/2020) malam. Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan di Masjid Jamiatul Ummah wilayah setempat.
Direktur RSU Mitra Paramedika Ichsan Priyotomo mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi bersama Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Selain pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dokter gratis, pihak RS bersama UAD juga mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan. Upaya tersebut dilakukan lewat seminar bertema Higienis Sanitasi Makanan dan Minuman Skala Rumah Tangga untuk Mendukung Desa Sehat. "Kegiatan ini hasil inspirasi warga setempat. Kerja sama dengan UAD berupa penyuluhan kesehatan ini kami harapkan bisa bermanfaat dan bernilai ibadah," ujar Ichsan melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (19/1/2020).
Diakui Ichsan, warga yang didominasi kalangan lansia antusias mengikuti pemeriksaan layanan kesehatan gratis tersebut. Mayoritas di antaranya adalah kaum lanjut usia. Beberapa di antaranya anak-anak dan para remaja yang memeriksakan kesehatan gigi dan mulut.
Ichsan mengatakan, berdasarkan hasil cek yang dilakukan rata-rata keluhan warga adalah hipertensi. Hanya saja banyak yang tidak merasakan keluhan meski tekanan darahnya melebihi batas normal.
"Ada beberapa yang kami rekomendasikan untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat, bisa Puskesmas atau Faskes pertama berdasarkan jaminan kesehatan yang dimilikinya," kata Ichsan.
Dia mengimbau agar warga tidak menyepelekan hipertensi yang dideritanya meski terkadang tidak memunculkan rasa sakit. Apalagi, jelas dia, keluhan tekanan darah tinggi itu dikover jaminan kesehatan sampai seumur hidup. "Obatnya tidak bayar, periksanya juga tidak bayar. Jadi manfaatkan kartu JKN itu untuk periksa. Jangan menunggu keluhan bertambah parah baru diperiksakan," ujar dia.
Kepala Dusun Demangan Jumari memberikan apresiasinya atas kepedulian rumah sakit bersama UAD yang datang ke kampungnya. "Kami sangat terbantu karena warga di sini banyak yang sudah sepuh. Mereka juga sangat minim pengetahuan soal pencegahan penyakit dan menjaga kesehatan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.