7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
TPR Induk Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Virus Corona yang bikin geger sejumlah daerah, ternyata belum berdampak negatif terhadap iklim pariwisata di Bantul.
Sejauh ini belum ada dampak penurunan maupun keluhan dari pihak pengelola wisata maupun asosiasi pelaku usaha. Kendati demikian, Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul tetap siaga demi menghindari masuknya Virus Corona melalui kunjungan wisatawan asing, khususnya yang berasal dari China. "Sejauh ini, tidak ada penurunan kunjungan atau keluhan dari asosiasi maupun pengelola wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo,.
Terlebih sebagian besar objek wisata di Bantul, menurut Kwintarto sejauh ini masih didominasi oleh wisatawan domestik. "Jumlah mereka [wisatawan asing] itu enggak banyak. Lebih banyak wisatawan lokal. Mereka kan datang dari mana-mana, kami tidak bisa memastikan ada tidaknya wisatawan dari China," ujarnya, Kamis (30/1/2020).
Terlebih hingga kini, belum ada larangan kunjungan wisata (travel warning)ke China dari Pemerintah Pusat. Itulah sebabnya, Pemkab pun berupaya untuk tetap membuat nyaman setiap wisatawan yang datang ke Bumi Projotamansari. "Sesuai dengan arahan Gubernur, Bantul akan tetap menerima wisatawan asing," ujar mantan Camat Sewon itu.
Meski begitu, dinasnya tetap bersiaga dan berkoodinasi dengan berbagai pihak guna mencegah penyebaran Virus Corona melalui masuknya wisatawan asing ke Bantul. "Kami sudah berkoordinasi jika ada wisatawan yang telah terdeteksi Corona bisa langsung segera ditangani agar virus tidak menyebar," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.