Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi dana./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JOGJA—Kegiatan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja mulai tahun ini menggunakan Dana Keistimewaan. Selain untuk pembinaan sumber daya manusia, kegiatan lain yang juga disokong Dana Keistimewaan yakni pembangunan fisik.
Kepala Bidang (Kabid) Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Pratiwi Yuliani, menjelaskan dalam pembinaan, paling banyak menyerap anggaran ada di Bidang Seni Tradisi. "Ada pengiriman misi kebudayaan, FKY [Festival Kebudayaan Yogyakarta], Jogja Cross Culture, Fusion Art dan lainnya," katanya, Jumat (31/1/2020).
Untuk pembangunan fisik, dia mengungkapkan ada beberapa kegiatan, seperti melanjutkan pembangunan Ndalem Notoyudan yang sudah sejak 2018 dibangun pringgitannya. Tahun ini, pohaknya akan membangun pendopo dan Ndalem Ageng. "Supaya segera bisa dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya masyarakat. Di Notoyudan kan sejauh inu belum ada gedung yang representatif. Di samping itu, ini kan juga Ndalem Pangeran, jadi penting," kata dia.
Pembangunan fisik lainnya yakni melanjutkan penataan fasad Kotagede di depan Makam Kotagede. Selama ini area tersebut hanya digunakan untuk tempat parkir dan menongkrong. "Sekarang bagus, ada muralnya. Atas permintaan masyarakat nanti kami rapikan dengan memperkuat karakternya," ujarnya.
Penataan area tersebut, ia contohkan seperti jalan dari Pasar Kotagede ke Watugatheng yang karakter aslinya bertekuk-tekuk. Itulah sebabnya, jika ada penghuni yang membangun garasi tidak permanen menutupi tekstur jalan, nantinya akan ditertibkan.
Dengan begitu, karakter asli kawasan tersebut pun bisa terlihat. "Kami tentu berembuk dengan warga dan pengurus BPKCB [Badan Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya]. Ini biar terlihat indah dan rapi. Juga supaya terlihat karakter aslinya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Palangka Raya memperpanjang status darurat karhutla hingga 9 November 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan terdampak kabut asap.
Paus Leo XIV kembali tampil di Vatikan setelah operasi paru-paru. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru-paru.
Polda Jabar membongkar pabrik Tramadol dan Heximer ilegal di Bandung yang mampu memproduksi 8 juta butir obat per hari.
Rusia mendukung upaya negara GCC mencegah perang di Timur Tengah. Sergey Lavrov mengusulkan pembaruan konsep keamanan kolektif kawasan Teluk.
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.