Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi dana./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JOGJA—Kegiatan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja mulai tahun ini menggunakan Dana Keistimewaan. Selain untuk pembinaan sumber daya manusia, kegiatan lain yang juga disokong Dana Keistimewaan yakni pembangunan fisik.
Kepala Bidang (Kabid) Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Pratiwi Yuliani, menjelaskan dalam pembinaan, paling banyak menyerap anggaran ada di Bidang Seni Tradisi. "Ada pengiriman misi kebudayaan, FKY [Festival Kebudayaan Yogyakarta], Jogja Cross Culture, Fusion Art dan lainnya," katanya, Jumat (31/1/2020).
Untuk pembangunan fisik, dia mengungkapkan ada beberapa kegiatan, seperti melanjutkan pembangunan Ndalem Notoyudan yang sudah sejak 2018 dibangun pringgitannya. Tahun ini, pohaknya akan membangun pendopo dan Ndalem Ageng. "Supaya segera bisa dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya masyarakat. Di Notoyudan kan sejauh inu belum ada gedung yang representatif. Di samping itu, ini kan juga Ndalem Pangeran, jadi penting," kata dia.
Pembangunan fisik lainnya yakni melanjutkan penataan fasad Kotagede di depan Makam Kotagede. Selama ini area tersebut hanya digunakan untuk tempat parkir dan menongkrong. "Sekarang bagus, ada muralnya. Atas permintaan masyarakat nanti kami rapikan dengan memperkuat karakternya," ujarnya.
Penataan area tersebut, ia contohkan seperti jalan dari Pasar Kotagede ke Watugatheng yang karakter aslinya bertekuk-tekuk. Itulah sebabnya, jika ada penghuni yang membangun garasi tidak permanen menutupi tekstur jalan, nantinya akan ditertibkan.
Dengan begitu, karakter asli kawasan tersebut pun bisa terlihat. "Kami tentu berembuk dengan warga dan pengurus BPKCB [Badan Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya]. Ini biar terlihat indah dan rapi. Juga supaya terlihat karakter aslinya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.
Acer Medical melihat Indonesia sebagai pasar potensial teknologi kesehatan AI untuk memperluas akses layanan, terutama di wilayah terpencil.
Pemkot Jogja memperkuat kewaspadaan warga melalui pos kamling sekaligus mendorong gotong royong, UMKM, dan pengelolaan sampah.
DMI menyerukan umat Islam menggelar shalat Istisqa hingga awal September di tengah kemarau panjang, kekeringan, dan karhutla.
Kebakaran Kampung Adat Sade merusak 89 rumah. LHSS meminta mitigasi dan perlindungan kawasan warisan budaya NTB dievaluasi.