Dana Tol Jogja Rp4 Triliun Direncanakan Cair Tahun Ini

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
13 Februari 2020 07:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dana pembebasan lahan tol Jogja senilai Rp4 triliun kemungkinan bisa cair tahun ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo Totok Wijayanto mengatakan pelaksanaan proyek tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen tak lama lagi memasuki tahap konsultasi publik.

Konsultasi publik ini dilakukan untuk mendapatkan persetujuan kepada masyarakat khususnya pemilik lahan yang terkena trase tol Jogja-Solo. Persetujuan warga tersebut akan menjadi dasar terbitnya izin penetapan lokasi (IPL).

“Pertama sosialisasi diberitahukan ke warga, konsultasi ke publik sudah mengarah ke masyarakat setuju bahwa tanahnya kena jalan tol. Dulu [sosialisasi] diberitahu kalau mau ada proyek yang ini [konsultasi publik] persetujuan lokasi terbitnya IPL,” ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Sembari tahapan terus berlangsung, jika IPL dari Gubernur DIY terbit, selanjutnya akan dilakukan pematokan lahan pada trase tol sebagai batas akhir kepemilikan lahan. Setelah itu, pihaknya akan mengajukan surat ke BPN untuk pengadaan tanah.

“Begitu konsultasi publik selesai, itu IPL dari Gubernur kalau sudah terbit IPL baru saya mengadakan pematokan trase untuk menentukan batas akhir kepemilikan kanan dan kiri. Setelah itu kami memberikan surat ke BPN untuk dilaksanakan pengadaan tanah. Itu sudah bergulir pengadaan tanahnya,” ucapnya.

Totok menargetkan IPL bisa diterimanya pada April, dan pada 2020 ini bisa diselesaikan untuk pengadaan lahan hingga pembayaran ke warga terdampak trase tol Jogja-Solo.

“Target konsultasi publik Maret [2020] selesai, akhir [Maret]. Target kami IPL keluar di April [2020], Juni nanti pelaksanaan pematokan, Juni saya ajukan permohonan pengadaan tanah, sehingga tahun ini sudah ada proses sampai selesai pembayaran,” ujarnya.