68 Foto Jurnalistik Ramaikan Pameran Merdeka di Nol KM Jogja
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Ilustrasi jalan tol, tol jogja-solo - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Proses pengadaan lahan untuk proyek jalan tol Solo–Jogja–Kulon Progo di wilayah Kabupaten Bantul terus menunjukkan progres signifikan. Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 667 bidang tanah telah menerima pembayaran uang ganti rugi (UGR), sementara 101 bidang lainnya masih dalam antrean pencairan.
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bantul, Tri Harnanto, menyampaikan bahwa pembayaran terbaru dilakukan untuk satu bidang tanah seluas 664 meter persegi milik Sumardiyanti di Padukuhan Panggang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu. Nilai ganti rugi yang dibayarkan mencapai lebih dari Rp1,15 miliar.
Menurut Tri, pembayaran tersebut sejatinya telah dijadwalkan pada Mei 2026, namun harus ditunda karena pemilik lahan sedang menunaikan ibadah haji. Proses pembayaran akhirnya direalisasikan pada akhir Juni setelah yang bersangkutan kembali.
“Ini merupakan pembayaran susulan karena sebelumnya pemilik lahan masih menjalankan ibadah haji,” ujar Tri, Jumat (3/7/2026).
Tak hanya pembayaran, BPN Bantul juga telah menyerahkan hasil pengadaan tanah kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pengguna lahan. Hingga kini, dari total bidang yang telah dibayarkan, sebanyak 467 bidang sudah resmi diserahkan.
Sementara itu, 200 bidang lainnya masih dalam tahap penyiapan dokumen administrasi sebelum proses serah terima dapat dilakukan.
“Dokumen untuk bidang yang sudah dibayar sedang kami siapkan agar bisa segera diserahkan ke PPK,” jelasnya.
Di sisi lain, kelanjutan pembayaran UGR untuk bidang yang belum terselesaikan masih bergantung pada pencairan anggaran dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Hingga saat ini, BPN Bantul masih menunggu informasi lanjutan dari pihak PPK terkait jadwal pencairan berikutnya.
“Untuk pembayaran berikutnya kami masih menunggu pencairan dari LMAN melalui PPK. Jika sudah ada informasi, proses akan langsung kami tindak lanjuti,” kata Tri.
BPN Bantul menargetkan seluruh proses administrasi terhadap bidang yang telah dibebaskan dapat segera dirampungkan. Dengan demikian, lahan yang sudah siap bisa langsung dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis tersebut.
Proyek jalan tol Solo–Jogja–Kulon Progo sendiri menjadi salah satu proyek prioritas nasional yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan DIY dan sekitarnya.
Dengan progres pembebasan lahan yang terus bergerak, percepatan pembangunan fisik proyek ini diharapkan dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Prabowo menyapa puluhan ribu warga Monas dari atas Maung Limousine usai menyaksikan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara.
Sebanyak 26 pendaki Gunung Bawakaraeng mengalami cedera hingga hipotermia saat mengikuti rangkaian HUT ke-81 RI.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu tiba di setiap stasiun.
KMP Putri Yasmin dinyatakan laik laut sebelum terbakar di Selat Lombok. Pemerintah menyoroti verifikasi manifest penumpang.
Tiga Sekolah Rakyat di DIY merayakan HUT ke-81 RI bersama di Kulonprogo untuk membangun kebersamaan dan percaya diri siswa.