Semua Penerbangan dari Adisutjipto Pindah ke Bandara Kulonprogo Mulai 29 Maret

Terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
13 Februari 2020 20:27 WIB Edi Suwiknyo Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Angkasa Pura 1 bakal memindahkan seluruh aktivitas kebandaraan dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo mulai29 Maret 2020.

General Manager Angkasa Pura 1 Agus Pandu Purnama mengungkapkan pemindahan aktivitas pelayanan dimaksudkan untuk mengoptimalkan peran YIA sebagai pintu masuk untuk kawasan DIY dan Jawa Tengah bagian selatan.

"Ya nanti tanggal 29 Maret, aktivitas penerbangan akan dipindahkan ke bandar udara yang baru," kata Pandu saat ditemui JIBI, Kamis (13/2/2020).

Pandu menejelaskan optimalisasi YIA akan meningkatkan jumlah pelancong yang ingin ke Jogja  atau destinasi di sekitarnya. Apalagi di dalam bandara yang baru, dari sisi luas, kapasitas, maupun fasilitasnya melebihi bandara sebelumnya.

Bandara Internasional Yogyakarta memiliki terminal seluas 219.000 meter persegi yang mampu menampung 20 juta penumpang dan runway seluas 3.250 x 45 meter persegi. Selain itu YIA juga didukung oleh akses kendaraan baik bus maupun kereta api yang memudahkan para penumpang.

"Kami melihat bahwa YIA ini bisa mendorong aksestabilitas orang yang mau ke tempat-tempat wisata misalnya Borobudur. Ini bisa dijangkau langsung dari YIA," ungkapnya.

Data AP 1 mengungkapkan bahwa pembangunan YIA telah memiliki multiplier effect bagi kawasan DIY, khususnya Kulonprogo. Keberadaan bandara itu telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi di bagian DIY paling barat tersebut.

Selain itu, proyek pembangunan YIA juga berhasil menurunkan tingkat pengangguran di Kulonprogo dari 3,7% pada 2015 menjadi 1,4% pada 2018 atau yang paling tinggi ke posisi terendah se-DIY.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia