RSUD Wates Mulai Pindahan Akhir Pekan Ini

Sejumlah warga tergeletak lemas setelah mengalami mual dan muntah di RSUD Wates, Selasa (10/4/2018). - Harian Jogja/Beny Prasetya
18 Februari 2020 01:17 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

RSUD Wates Mulai Pindahan Akhir Minggu Ini


Harianjogja.com, KULONPROGO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates akan memulai pindahan ke gedung baru pada akhir minggu ini. Untuk itu, sejumlah persiapan sedang dilakukan, termasuk menambah fasilitas sesuai permintaan Gubernur DIY Sri Sultan HB X beberapa waktu lalu.

Direktur RSUD Wates, Lies Indriyati, menuturkan Jumat (21/2/2020) besok akan dilakukan tasyakuran dengan adanya gedung baru bersamaan dengan pengajian pejabat, kemudian dilanjutkan pada Sabtu (22/2/2020) mendatang akan mulai dilakukan pemindahan berbagai fasilitas dari bangunan lama ke gedung baru di sebelah selatan.

"Hari Sabtu setelah jam pelayanan poliklinik usai, kami mulai pindahan. Kira-kiran Sabtu-Minggu besok itu pelayanan UGD agak terganggu. Mohon maaf kalau ada kendala pelayanan kami karena masih dalam proses pindahan, dalam satu-dua minggu kami masih menata," kata Lies pada Harian Jogja, Senin (17/2/2020).

Gedung baru itu nantinya akan digunakan untuk ruang rawat inap kelas 1, asrama mahasiswa, serta sejumlah pelayanan poliklinik. Meski begitu, Lies menuturkan di gedung lama juga masih akan digunakan untuk pelayanan, seperti poliklinik jiwa, kir kesehatan, paru-paru, geriatri, dan ruang rawat inap kelas 2 dan 3.

"Di gedung lama akan tetap kita atur supaya bisa lebih nyaman, tidak berjubel seperti sekarang. Meski sebagian besar pindah ke belakang [gedung baru], tapi ada beberapa yang existing," ujarnya.

Terkait permintaan Gubernur DIY Sri Sultan HB X terkait kondisi lift pasien yang kurang lebar dan ruang rawat inap VIP yang berpotensi terkena kebisingan dari jalur kereta api di sebelah selatan gedung, Lies menerangkan sudah berupaya memenuhi permintaan tersebut.

"Lift kami akan bangun yang baru yang lebih besar. Lift lama tidak bisa kalau diubah lagi, tapi aksesnya tetap dimudahkan," kata Lies.

Sementara terkait ruang VIP yang dikhawatirkan terkena kebisingan, dikatakannya pihaknya sudah melakukan tes kebisingan dan hasilnya masih di bawah normal sehingga aman bagi pasien.

Tak hanya gedung dengan suasana baru, RSUD Wates juga diusulkan untuk memiliki nama baru berkaitan dengan peningkatan taraf pelayanannya yang berstandar internasional. "Kami sudah usulkan ke Gubernur, masih menunggu keputusannya apakah tetap atau berganti nama," kata dia.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo berharap proses pemindahan fasilitas kesehatan di RSUD Wates dari gedung lama ke gedung baru dapat berjalan lancar. Terkait perubahan nama, pihaknya mengaku sudah mengusulkan 11 nama baru RSUD Wates ke Gubernur.

"Usulan nama barunya terkait dengan tugas pengabdiannya rumah sakit itu ya di dunia kesehatan, namun juga akan bernuansa Kulonprogo supaya kita lebih dikenal," kata Sutedjo. Dari 11 nama tersebut, pihaknya sudah mengerucutkan menjadi tiga pilihan nama dan diserahkan kepada Gubernur.