Utang Luar Negeri Indonesia Melambat, Rasio terhadap PDB Turun
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, KULONPROGO - Tidak ada yang pernah tahu, kapan dan di mana kita akan melaksanakan pernikahan. Hal inilah yang dirasakan oleh pasangan Muhammad Adi Saputra, 26 dan Suprapti, 25.
Lantaran pengantin pria kecelakaan lalu lintas, ijab kobul pernikahan terpaksa dilakukan di bangsal Dahlia RSUD Wates, Kulonprogo, Minggu (19/1/2020).
Dengan tergolek di tempat tidur, Muhammad Adi Saputra membaca ijab kobul yang dipimpin oleh penghulu KUA Wates, Zamroni. Sedangkan wali nikah adalah Kamidi, yang merupakan bapak dari Suprapti.
Pernikahan yang sederhana, namun khidmat, dalam satu kali ucapan pasangan yang sudah delapan tahun pacaran ini sah menjadi pasangan pengantin.
Penghulu KUA Wates Zamroni mengatakan meski di rumah sakit persyaratan pernikahan harus dipenuhi. Baik mas wali nikah, mas kawin, hingga saksi-saksi. Hanya prosesnya lebih singkat tanpa ada pengantar dan sambutan-sambutan.
Sedianya pernikahan akan dilaksanakan di rumah mempelai perempuan. Namun karena pengantin pria kecelakaan akhirnya dilaksanakan di rumah sakit. Namun langsung ijab kobul dengan mas kawin seperangkat alat salat.
“Karena kondisi dibuat lebih singkat dan tadi sudah terlaksana dan sah,” kata Zamroni.
Sebagai petugas pencatat nikah, dia belum bisa mengeluarkan buku nikah, karena harus ditandatangani. Sementara pengantin pria tangannya masih sakit dan belum bisa tanda tangan. Nanti setelah sehat mereka harus ke KUA untuk tanda tangan buku nikah.
“Kalau kartu nikahnya sudah, besok kalau sudah sehat (pengantin) ke kantor untuk tandatangan buku,” tuturnya.
Pengantin Pria Muhammad Adi Saputra, mengaku bersyukur bisa melaksanakan pernikahan di rumah sakit. Meski tergolek, tapi saudara dan teman-temannya tetap datang menyaksikan pernikahannya.
Padahal rencana pesta pernikahan sudah dipersiapkan dengan baik oleh kedua keluarga. “Meski kondisi saya seperti ini saya tetap senang, bahagia,” ucap warga Pedukuhan II, Desa Demen, Kecamatan Temon Kulonprogo ini.
Sedangkan, mempelai wanita, Suprati juga mengaku bahagia bisa menikah dengan laki-laki yang dicintainya selama ini. Namun, siapa sangka semuanya harus dilaksanakan di rumah sakit.
“Kami pacaran sudah delapan tahun lalu, sejak kelas III SMK,” tutur Suprapti
Warga Wonosidi Lor, Wates Kulonprogo ini, mengaku tetap setia mendampingi sang suami sampai sehat kembali. Setidaknya sang suami sudah 10 hari menjalani perawatan di rumah sakit akibat kecelakaan.
“Meski seperti ini saya tetap bahagia. Untuk pesta atau bulan madu besok kalau sudah sehat,” tutur Suprapti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.