Bandara YIA Perketat Pengawasan Cegah Penyebaran Hanta Virus
Bandara YIA memperketat pengawasan penumpang untuk mencegah penyebaran hanta virus meski belum ditemukan kasus positif di Kulonprogo.
Pantai Trisik Kulonprogo - ist/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Perumda Aneka Usaha Kulonprogo terus mendorong penguatan kemandirian ekonomi daerah dengan menyelaraskan layanan badan usaha milik daerah (BUMD) dengan kebutuhan internal pemerintah. Upaya tersebut diwujudkan melalui agenda business matching yang digelar di Hotel Novotel YIA, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi pasar internal atau captive market di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, sekaligus memperkuat peran BUMD dalam mendukung operasional instansi daerah.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menekankan pentingnya kerja sama formal dan terintegrasi antara pemerintah daerah dan BUMD. Menurutnya, keberadaan BUMD sejak awal dirancang untuk memenuhi kebutuhan pemerintah sekaligus memberi kontribusi nyata terhadap daerah.
“BUMD dibentuk untuk melayani kebutuhan pemerintah. Melalui kerja sama resmi ini, kami berharap kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat secara signifikan,” ujar Agung kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).
Selain layanan rutin, Agung juga membuka peluang keterlibatan BUMD dalam pengelolaan agenda berskala besar, seperti Manunggal Fair. Pelibatan tersebut dinilai dapat mendorong efisiensi, meningkatkan transparansi, serta menjaga akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
Agenda business matching tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekretaris Daerah Kulonprogo dan Perumda Aneka Usaha Kulonprogo. Kesepakatan ini menjadi payung kerja sama penyediaan sejumlah layanan pendukung bagi instansi pemerintah daerah.
Direktur Perumda Aneka Usaha Kulonprogo, Muhammad Nasta’in, menjelaskan terdapat tiga layanan utama yang disepakati dalam kerja sama tersebut. “Meliputi penyediaan BBM, pemeliharaan kendaraan, dan layanan logistik perkantoran,” katanya.
Ia merinci, penyediaan bahan bakar dilakukan melalui SPBU 44.556.02 Wates. Sementara layanan pemeliharaan kendaraan disiapkan melalui Bengkel Binangun di wilayah Triharjo. Adapun dukungan logistik perkantoran mencakup penyediaan air minum dalam kemasan (AMDK) serta alat tulis kantor (ATK).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bandara YIA memperketat pengawasan penumpang untuk mencegah penyebaran hanta virus meski belum ditemukan kasus positif di Kulonprogo.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.