KPPS Pilur Gunungkidul Dibentuk, 230 TPS Siap Digunakan
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pasangan Budi Oetama Prasetyo-Sri Mulyani sempat ingin maju sebagai bakal calon kepala daerah di Gunungkidul lewat jalur independen. Hanya saja, niatan ini dibatalkan karena alasan keluarga.
Mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Budi Oetama Prasetyo mengatakan, niatan untuk maju sudah disampakaian ke KPU Gunungkidul. Bahkan, ia mengaku sudah mendapatkan username dan password untuk pengisian data dukungan di aplikasi sistem informasi pencalonan (Silon). “Kita juga sudah mencari dukungan dan jumlahnya sudah mencapai 52.000 dukungan dari masyarakat,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).
Meski demikian, ia mengaku tidak akan meneruskan pencalonan dengan menyerahkan dukungan ke KPU sebagai syarat maju di jalur perseorangan. Hal ini dikarenakan bakal calon wakil bupati Sri Mulyani tidak mendapatkan izin dari keluarga untuk maju. “Dengan berat hati kami tidak meneruskan perjuangan sebagai bakal calon kepala dareah dari jalur perseorangan,” ungkapnya.
Budi menambahkan, sejak awal calon wakil bupati yang dipilih belum mendapatkan lampu hijau dari keluarga. Pasalnya, keluarga masih melihat bagaimana proses di lapangan. Namun setelah melihat kerasnya perjuangan yang menguras tenaga dan pikiran, maka keluarga melarang untuk maju. “Keluarga sempat menunggui dan memantau Bu Wakil [Sri Mulyani] mencari dukungan ke masyarakat. Melihat betapa beratnya perjuangan dan dengan alasan kondisi kesehatan, maka keluarga memutuskan untuk melarangnya,” katanya.
Dia pun mengaku menghormati keputusan itu karena alasan keluarga merupakan hal yang utama dan tak bisa diganggu gugat. Imbas dari pengunduran ini, maka bukti dukungan yang telah dikantongi tidak akan diserakan ke KPU. “Ini kami sedang proses pengunduran di KPU,” imbuhnya.
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mengakui belum mendapatkan informasi tersebut. “Ya nanti kalau tidak menyerahkan bukti dukungan maka dinyatakan gugur. Nanti kami juga kami berikan status batal di aplikasi Silon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Taman Edupark Gemolong diperketat setelah video remaja bermesraan viral. Pengawasan, penerangan, dan pembatasan malam akan ditingkatkan.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.
Arab Saudi mengancam respons tegas terhadap Houthi setelah serangan rudal dan drone melukai 13 warga sipil di wilayah selatan.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Produsen perangkat teknologi ASUS memperkenalkan program layanan purnajual dan lini laptop terbaru melalui acara bertajuk ASUS No.1 Quality & Service 2026