Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Taman Pintar masih ramai pengunjung, Senin (10/6/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-- Taman Pintar akan buka setiap hari termasuk hari Senin, mulai Senin (2/3/2020) mendatang. Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi wisatawan yang di Jogja dari akhir pekan sampai hari Senin.
Kepala Bidang Taman Pintar, Afia Rosdiana, menjelaskan Taman Pintar selama ini setiap hari Senin tutup. Hal ini mengacu pada operasional objek wisata edukasi pada umumnya. "Tapi banyak keluhan masuk, banyak wisatawan dari jauh yang kecelik," katanya, Jumat (21/2/2020).
Pengunjung yang kecelik ini, kata dia, biasanya rombongan study tour dari luar daerah yang berangkat pada hari Minggu dan berencana ke Taman Pintar pada hari Seninnya. Selain hari Senin, seperti biasa, Taman Pintar juga akan tetap buka pada hari libur nasional.
"Jam operasional seperti biasa, 08.00 sampai 16.15. Tidak ada penambahan petugas, kami maksimalkan yang sudah ada," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Harga minyak dunia turun dinilai menjadi peluang pemerintah membenahi subsidi BBM, memperkuat stok, dan meningkatkan perlindungan masyarakat rentan.
Mendes Yandri Susanto menegaskan isu Kopdes Merah Putih menutup warung kelontong dan melarang berdagang dalam radius 2 kilometer adalah hoaks.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan penggunaan izin usaha perusahaan pergadaian atas nama Perusahaan Perseroan (Persero)
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.