Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ilustrasi hujan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-- Seluruh wilayah di DIY hari, Senin (24/2/2020) diprediksi hujan sedang hingga lebat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini agar warga waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Sleman, Kulonprogo utara, Kota Jogja, Bantul bagian timur dan Gunungkidul utara.
Hujan tersebut berpotensi terjadi di siang hari. Di wilayah Jogja, Sleman dan Gunungkidul, hujan diprediksi bersama petir, sedangkan di Bantul dan Kulonprogo hujan sedang.
Pada malam hari, hujan lokal diprediksi terjadi di Kulonprogo, hujan ringan di Jogja dan Gunungkidul. Adapun Sleman dam Bantul diprediksi berawan tebal.
Pada dini hari, hanya Gunungkidul yang diprediksi berawan tebal, sedangkan empat daerah lainnya diperkirakan hujan lokal.
Suhu udara diperkirakan 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di laut selatan diprediksi 2,5 hingga 2 meter, dan arah angin dari barat ke timur dengan kecepatan sekitar 10 knots.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Cemas di malam hari ternyata dipicu stres dan aktivitas digital. Simak penjelasan ahli dan cara mengatasinya agar tidur lebih nyenyak.
Kasus penagihan utang di Ponjong Gunungkidul berujung penganiayaan, tiga tersangka diamankan polisi.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250, pemerintah akui ada pergeseran ke Pertalite namun belum berdampak besar pada subsidi.
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.