Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN–Cuaca ekstrem melanda DIY menyebabkan atap rumah warga beterbangan di Sleman.
Kabupaten Sleman, DIY, dilanda hujan lebat disertai angin kencang, Jumat sore (14/1/2020). Akibatnya, banyak pohon tumbang menimpa rumah dan kabel listrik di empat kecamatan. Sejumlah bangunan rusak dan beberapa akses jalan tertutup.
Data resmi dari Pusdalops Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, empat kecamatan yang terdampak hujan deras disertai angin kencang yakni, Kecamatan Mlati, Kecamatan Minggir, Kecamatan Sleman, dan Kecamatan Gamping.
Di Kecamatan Mlati, pohon tumbang ditemukan di Jalan Magelang Km 9, Mulungan Kulon Sendangadi Mlati. Pohon tumbang melintang di jalan dan menimpa jaringan listrik dan telepon.
"Pohon tumbang juga ditemukan di Jalan Wahidin Karanggeneng Sendangadi Mlati. Pohon tersebut menimpa dapur RM Gabah Emas," sebut BPBD dalam data resmi yang diperoleh.
Angin kencang mengakibatkan atap rumah berterbangan di Jatirejo 6B RT 01 RW 21 Sendangandi Mlati. Begitu juga di Jongke Lor RT 02 RW 26 Sendangadi Mlati yang mengakibatkan atap rumah milik warga Wahyudi beterbangan.
Sementara di Kecamatan Minggir, pohon tumbang ditemukan Tengahan 11 RT 3 RW 25 Sendangagung Minggir. Pohon tersebut menimpa jaringan listrik dan menutup akses jalan. Selain itu, pohon tumbang di Minggir 3 RT 4 RW 7 Sendangagung Minggir sehingga kabel PLN antarrumah ke rumah warga Suharno, putus karena tertimpa.
Di Kecamatan Sleman, angin kencang mengakibatkan papan informasi di depan Rumah dinas Bupati Sleman, Beran Tridadi Sleman, roboh karena angin.
Sementara di Kecamatan Gamping, satu pohon tumbang di lingkungan sekolah SMK Putra Samudera Jalan Wates KM 4 Somodaran Gamping Sleman.
Hingga kini, petugas BPBD Sleman sudah diturunkan ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang yang merusak rumah warga, menimpa kabel listrik dan menutupi akses jalan. Sebagian sudah bisa diatasi dan sebagian lagi dalam proses penanganan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.