Advertisement

Sampah Bantul Naik Saat Lebaran, Area Wisata Jadi Sorotan

Yosef Leon
Selasa, 17 Maret 2026 - 15:27 WIB
Maya Herawati
Sampah Bantul Naik Saat Lebaran, Area Wisata Jadi Sorotan Pembuangan sampah open dumping. / Foto ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Lonjakan aktivitas warga dan kunjungan wisatawan saat libur Idulfitri diperkirakan mendorong peningkatan volume sampah di Bantul. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memprediksi kenaikan tersebut mencapai sekitar delapan persen dibanding hari biasa.

Kondisi ini membuat produksi sampah harian diperkirakan menyentuh angka 100 ton selama periode Lebaran. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan hari normal yang berada di kisaran 95 ton per hari.

Advertisement

Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho menyebut kenaikan ini masih dalam batas yang terkendali. Ia menilai pola peningkatan tersebut serupa dengan kondisi Lebaran tahun sebelumnya.

"Peningkatannya sekitar 8% dari hari normal," kata Bambang, Selasa (17/3/2026).

Mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH Bantul menyiapkan langkah operasional di lapangan. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bantul Esti Puspitaningtyas menjelaskan, dua tim khusus akan diterjunkan selama masa libur.

Tim tersebut masing-masing bertugas menangani potensi penumpukan sampah serta membantu penanganan bencana. Selain itu, armada truk pengangkut juga disiapkan untuk mendukung operasional di lapangan.

"Kemudian kami juga siapkan armada truknya. Untuk area publik dan wisata turut akan kami layani," ujar Esti.

Penanganan ini akan difokuskan pada area publik dan destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas. DLH Bantul juga akan berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk BPBD dan Dispar Bantul.

Esti menambahkan, tim akan mulai bertugas sejak 18 Maret hingga 24 Maret selama masa cuti Idulfitri. Periode ini dinilai krusial karena bertepatan dengan puncak mobilitas masyarakat.

Selain upaya dari pemerintah, masyarakat juga diminta ikut berperan aktif dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

"Kami mohon bantuan masyarakat juga untuk tetap mendukung pengelolaan sampah di hulu. Jadi tetap memilah, kemudian kalau membuang sampah ya pada tempat yang sudah ditentukan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?

Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?

News
| Selasa, 17 Maret 2026, 16:07 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement