Tenggat PBB-P2 Kian Dekat, Target di Lima Kalurahan Masih Rendah
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Masjid - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Memasuki arus mudik Lebaran 2026, puluhan masjid di Kulonprogo disiapkan sebagai tempat istirahat gratis bagi pemudik dengan fasilitas lengkap dan layanan 24 jam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kulonprogo, Wahib Jamil, mengatakan pihaknya telah mengarahkan masjid-masjid di jalur utama agar terbuka dan ramah bagi pemudik, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Ia menyebutkan, sebanyak 28 masjid telah ditetapkan sebagai masjid ramah pemudik yang tersebar di titik-titik strategis. “Tetapi dari kami sudah menunjuk 28 masjid ramah pemudik yang tersebar di berbagai lokasi strategis,” katanya, Selasa (17/3/2026).
Seluruh masjid tersebut dipastikan dapat dimanfaatkan selama 24 jam. Beragam fasilitas juga disediakan, mulai dari kopi gratis, camilan, ruang laktasi, tempat istirahat hingga layanan pijat gratis di beberapa lokasi.
Menurutnya, masjid-masjid yang berada di sepanjang jalur nasional di Kulonprogo diharapkan menjadi titik istirahat yang mudah dijangkau pemudik.
“Ini upaya kami untuk memberikan layanan kepada para pemudik yang diintegrasikan dengan takmir masjid,” lanjutnya.
Tak hanya itu, sejumlah masjid juga terintegrasi dengan pos pengamanan kepolisian guna memberikan layanan yang lebih optimal. Lokasi masjid ramah pemudik ini sebagian besar berada di wilayah perbatasan Kulonprogo dengan kabupaten lain.
Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menilai kolaborasi antara pos terpadu mudik Lebaran dan masjid ramah pemudik menjadi bentuk pelayanan maksimal bagi masyarakat.
“Kenyamanan dan fasilitas adalah kunci di dalam melayani para pemudik, adanya fasilitas yang nyaman dan lengkap maka akan memberikan kemudahan bagi para pemudik di dalam melakukan perjalanan. Jika terasa capek dan ngantuk, maka segeralah singgah di Pos terpadu Mudik Lebaran dan Masjid Ramah Pemudik yang tersedia di Kab. Kulonprogo,” tuturnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran arus mudik, sekaligus memberikan alternatif tempat istirahat yang mudah diakses bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kulonprogo.
Daftar 28 Masjid Ramah Pemudik di Kulonprogo
Kapanewon Temon:
Masjid Nurul Huda, Masjid Al-Hidayah, Masjid Ainul Jariyah, Masjid Baitul Munir, Masjid Nurussalam
Kapanewon Wates:
Masjid Agung Kulonprogo, Masjid Al-Hidayah, Masjid Masfa, Masjid Al-Hidayah, Masjid Hijrotul Baroroh
Kapanewon Sentolo:
Masjid Al-Falaah, Masjid Al-Amin, Masjid Al-Iman, Masjid Nur Hidayah Ploso
Kapanewon Kalibawang:
Masjid Sultan Agung, Masjid Al-Falaah, Masjid Al-Iman
Kapanewon Panjatan:
Masjid Nurul Ummah, Masjid Syukur, Masjid Al-Fajar
Kapanewon Lendah dan Nanggulan:
Masjid Iqro', Masjid Al-Ashri
Kapanewon Galur:
Masjid Al-Manar, Masjid Fathul Jannah, Masjid Al Muqorobin, Masjid Zainul Ikhsan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.