Datang ke Acara Hitam Putih, Kodir Pahlawan Susur Sungai Cium Tangan Deddy Corbuzier

Kodir saat datang ke acara Hitam Putih. - Youtube
28 Februari 2020 16:17 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Ahmad Hidayat alias Sudiro (Mbah Rois) dan Sudarwanto alias Kodir, warga Donokerto, Turi, Sleman, yang menyelamatkan puluhan siswa SMPN 1 Turi yang terjebak arus deras saat susur sungai di Kali Sempor, Donokerto, Jumat (21/2/2020), menarik perhatian publik berkat aksi kemanusiaan yang mereka lakukan.

Keduanya baru-baru ini diundang ke acara Hitam Putih yang disiarkan langsung oleh Trans 7. Acara itu menceritakan aksi heroik Mbah Sudiro dan Kodir saat menyelamatkan siswa. Namun ada yang menarik saat keduanya tiba di Studio Trans 7.

Kodir yang mengenakan kemeja panjang terlihat mencium tangan presenter Hitam Putih Deddy Corbuzier. “Ini adalah Pak Sudiro dan Pak Kodir pahlawan yang menyelamatkan beberapa orang saat susur sungai,” kata Deddy Corbuzier diiringi tepuk tangan para audiens, seperti dikutip dari Channel Youtube Trans 7, Jumat (28/2/2020).

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan penghargaan kepada Ahmad Hidayat alias Sudiro (Mbah Rois) dan Sudarwanto alias Kodir, warga Donokerto, Turi, Sleman, yang menyelamatkan puluhan siswa SMPN 1 Turi yang terjebak arus deras saat susur sungai di Kali Sempor, Donokerto, Jumat (21/2/2020).
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Rachmat Koesnadi mengatakan setelah mendengar dan membaca berita mengenai sosok Sudiro dan Kodir, Menteri Sosial Juliari Batubara memerintahkan jajarannya untuk memberikan penghargaan kepada kedua penolong siswa-siswi SMPN 1 Turi, Sleman.

“Mensos sangat memberikan perhatian kepada warga yang telah melakukan aksi kemanusiaan seperti kepada Mas Kodir dan Mbah Sudiro,” ujar Rachmat saat dijumpai awak media, Selasa (25/2/2020).

Rachmat mengatakan naluri kemanusiaan yang dimiliki Kodir dan Sudiro adalah modal terbesar dalam segala aspek “Kami sangat mengapresiasi kerja kemanusiaan teman- teman semua, khususnya kepada Mas Kodir dan Pak Sudiro. Kalau tidak ada mereka, mungkin korban bisa lebih banyak [dalam peristiwa ini, 10 siswa SMPN 1 Turi meninggal dunia terseret arus sungai]. Terima kasih banyak, Pak,”

Kodir dan Sudiro mendapatkan penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai sebesar Rp10 juta. Penghargaan diberikan bersamaan dengan Sosialisasi Program Restorasi Sosial Kemensos RI serta peresmian Sekretariat Relawan Sembada oleh Bupati Sleman Sri Purnomo.