CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Petugas dari Polsek Semanu saat memasang garis polisi di lokasi yang menenggelamkan Dukuh Sempon Wetan, Wahyu Ristanto di Kali Ngreneng di Padukuhan Wediutah, Ngeposari, Semanu, Rabu (18/2/2026).istimewa Polsek Semanu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL —Aksi heroik berujung duka terjadi di Kali Ngreneng, Rabu (18/2/2026) siang. Dukuh Sempon Wetan, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Wahyu Ristanto, ditemukan meninggal dunia setelah menolong dua mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang hanyut di aliran sungai tersebut.
Peristiwa bermula saat sekelompok mahasiswa KKN melakukan survei lokasi di kawasan Kali Ngreneng, Padukuhan Wediutah, Kalurahan Ngeposari. Korban yang mengenal medan setempat ikut mengantar rombongan ke lokasi kegiatan.
Usai survei, sebagian peserta melakukan aktivitas berenang di sungai. Namun nahas, dua mahasiswi terseret arus dan mengalami kesulitan menyelamatkan diri.
Melihat kejadian itu, Wahyu Ristanto secara spontan terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan. Kedua mahasiswi berhasil diselamatkan. Namun, setelahnya korban justru tenggelam dan tidak muncul ke permukaan.
“Kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Kami segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Semanu Polsek Semanu, AKP Pudjijono, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu.
Warga dan saksi di lokasi segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Proses pencarian dilakukan dengan membuka penutup bendungan agar debit air surut. Setelah air berkurang, korban ditemukan di sisi timur pintu bendungan.
“Korban langsung dievakuasi ke darat,” ujar Pudjijono.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.
“Keterangan dari tim medis, korban sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Kapolsek Semanu berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di alam terbuka, khususnya di wilayah perairan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Apalagi saat ini kondisi cuaca kerap ekstrem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.