Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Gambar Kokam dalam selebaran Kauman Memanggil
Harianjogja.com, JOGJA - Penolakan kegiatan Harlah NU di wilayah Kauman menimbulkan polemik di masyarakat. Bahkan muncul ajakan Kauman_Memanggil di dunia maya dengan latar belakang gambar Kokam.
Kokam adalah singkatan dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah. Kokam menjadi salah satu bidang program kerja organisasi otonom Muhammadiyah di bawah naungan Pemuda Muhammadiyah.
Di sisi lain, muncul juga ajakan di dunia maya Bergerak Bersama Satu Komando Mengawal Kyai dengan lambang Ansor dan Banser organisasi organik di bawah naungan NU. Mereka bertekad menjaga kegiatan Harlah NU ke 94 yang digelar di Masjid Gedhe Kauman pada Kamis (5/3/2020) mendatang.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto menjelaskan Pemuda Muhammadiyah tidak pernah menyatakan menolak acara harlah NU, hanya meminta panitianya untuk memiliki tepa selira terkait tempatnya yang berada di kampung basis Muhammadiyah.
"Karena lokasi Harlah NU berada di Kampung Basis Muhammadiyah, Kauman, panitia diminta untuk memindahkan kegiatan tersebut ke kampung atau tempat yang lebih kondusif untuk kegiatan-kegiatan yang membawa bendera NU," katanya kepada Harian Jogja, Senin (2/3/2020).
Dia menjelaskan, seluruh Ketua PDPM dan Komandan Kokam se-DIY sudah melakukan pertemuan pada Minggu (1/3/2020) kemarin. Konsolidasi tersebut dilakukan di Kantor PDM Kota Jogja. Salah satu hasilnya, segenap Dan Ops Kokam Daerah diminta untuk bisa menenangkan anggota Kokam di daerahnya terkait situasi terkini dan menunggu instruksi lebih jauh dari Dan Ops Kokam DIY.
"Selanjutnya setelah konsolidasi di PDM, segenap perwakilan Kokam dari berbagai daerah bertemu dengan perwakilan warga Kauman untuk kula nuwun mengadakan apel akbar menjaga aset Muhammadiyah di Langgar Kidul Kauman. Perwakilan warga Kauman justru meminta Kokam yang akan apel kkbar untuk ikut saja acara warga Kauman sekaligus mengamankan acara Safari Tadarus Akbar tersebut," kata dia.
Safari Tadarus Akbar rencananya dilaksanakan pada Kamis sehabis Maghrib. Para komandan dan perwakilan kokam daerah-daerah menyatakan kesediaannya untuk menghadiri undangan warga Kauman itu.
"Jadi harus diluruskan isu-isu bahwa Kauman Memanggil bukan untuk menyaingi Harlah NU tetapi untuk menjaga aset Muhammadiyah di Langgar Kidul Kauman dan membersamai warga Muhammadiyah Kauman terkait adanya "ancaman keamanan" atas kedatangan orang-orang dari luar kampung mereka," katanya.
Untuk selanjutnya, kata Cak Nanto, diputuskan agar Dan Ops Kokam DIY bisa segera membuat instruksi terkait kegiatan Kokam Memanggil untuk dijadikan pegangan seluruh anggota Kokam se-DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Polsek Gamping membongkar sindikat curanmor lintas provinsi yang beroperasi di DIY dan Jawa Tengah. Dua pelaku ditangkap, motor curian dikirim ke Lampung menggu
Spider-Man: Brand New Day ternyata tidak banyak mengambil gambar di New York. Simak enam lokasi ikonik di Inggris dan Skotlandia yang menjadi latar film terbaru
Menpar berharap proses pendampingan tersebut dapat membawa Desa Kemiren meraih pengakuan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
RSUD Cicalengka menonaktifkan sementara seorang perawat yang diduga mengunggah komentar nirempati terkait pasien BPJS Yurizal. Rumah sakit melakukan investigasi
RSA UGM merekomendasikan sanksi berat kepada perawat DPA terkait komentar nirempati terhadap pasien BPJS di media sosial. Sejak Jumat, DPA dilarang praktik samb