Ribuan Siswa di Gunungkidul Siap Ikuti UNBK 2020

Ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
02 Maret 2020 23:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 8.435 siswa SMA/SMK dan sederajat bakal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2020. Rencananya ujian dilaksanakan mulai 16-19 Maret untuk SMK dan 30 Maret hingga 2 April untuk tingkat SMA.

Kepala Seksi Layanan Pendidikan Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul, Indah Parmanawati, mengatakan persiapan ujian sudah memasuki tahap akhir. Total peserta ujian sebanyak 8.435 siswa dengan rincian 1.930 siswa SMA; 271 siswa dari Madrasah Aliah (MA); dan sisanya sebanyak 6.234 siswa merupakan pelajar SMK. “Ujian didominasi oleh siswa SMK,” kata Indah kepada wartawan, Senin (2/3/2020).

Menurut dia, ujian dilaksanakan bulan ini dan terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama ujian dilaksanakan mulai 16-19 Maret 2020 untuk siswa SMK, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan 30 Maret hingga 2 April untuk murid SMA sederajat. Adapun mata pelajaran yang diujikan ada empat, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan satu mata pelajaran yang berkaitan dengan jurusan. “Sudah ada jadwalnya dan sudah didistribusikan ke sekolah,” katanya.

Indah berharap pelaksanaan UNBK 2020 bisa berjalan dengan lancar tanpa ada halangan. “Mudah-mudahan berjalan dengan baik dan para siswa mendapatkan hasil yang maksimal,” kata dia.

Wakil Kepala SMA Negeri 1 Wonosari, Kardono, mengatakan jajarannya sudah menggelar persiapan untuk pelaksanaan UNBK di tahun ini. Guna kelancaran saat tes pihak sekolah sudah menggelar uji jaringan dengan melaksanakan try out. “Sudah siap, bahkan hari ini [Senin] diselenggarakan ujian sekolah berbasis komputer [USBK] sekaligus sebagai persiapan untuk UNBK,” kata Kardono.

Menurut dia, pelaksanakan ujian tahun ini bisa selesai lebih cepat. Hal itu tidak lepas dari adanya bantuan tablet baru sebanyak 222 unit. “Kalau penyelenggaraan tahun digelar sampai sore, tapi sekarang bisa lebih cepat karena pelaksanaan hanya dua sesi sehingga selesainya bisa lebih cepat,” katanya.

Selain ada tambahan alat untuk mengerjakan soal UNBK, guna memperlancar pelaksanaan tes pihak sekolah juga menambah jaringan Internet agar lebih lancar. “Bandwidth kami tambah hingga 40 megabite sehingga akses Internet bisa lebih lancar,” katanya.