Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Para pengendara ojek online melakukan aksi solidaritas dengan menyambangi kantor leasing di Jalan Wahid Hasyim, Condongcatur, Sleman./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang pengendara ojek online (ojol) bernama Luthfi Aditya Kusuma, 29, warga Gerbosari, Samigaluh, Kulonprogo, diduga dianiaya oleh sejumlah debt collector (DC) di Jalan Wahid Hasyim, Condongcatur, Sleman pada pukul 18.00 WIB, Selasa (3/3/2020) kemarin.
Tadi pagi, Rabu (4/3/2020), korban bersama ratusan ojol melaporkan kejadian tragis yang menimpanya tersebut ke Polsek Depok Timur. Tidak hanya melaporkan ke polisi, ratusan ojol juga melakukan aksi solidaritas dengan menyambangi kantor leasing di Jalan Wahid Hasyim, Condongcatur, Sleman tempat di mana DC penganiaya lutfhi bekerja.
Lutfhi mengatakan kejadian penganiayaan itu berawal saat ia ingin membantu pengendara ojol lain yang diberhentikan oleh DC. Merasa sama sama mencari makan di jalan, Luthfi akhirnya berhenti untuk memberikan pertolongan kepada rekan ojolnya tersebut.
"Melihat seorang ojol diberhentikan, akhirnya saya putar balik karena merasa seperjuangan, sama-sama pakai jaket ojol, saya tanya ini ada apa, kemudian rekan sesama ojolnya bilang jika motornya mau ditarik karena telat satu bulan. Saya terus tanya ke DC nya, kan harus ada suratnya, apalagi baru satu bulan, menarik itu harus sesuai prosedur, mereka malah ngotot dan marah marah," ujar Luthfi, Rabu (4/3/2020).
Saat itu ada dua debt collector yang ingin menarik motor milik rekan Luthfi. Lutfhi dengan sigap memerintahkan agar rekannya untuk pergi dari tempat kejadian perkara tersebut. Tak terima dengan aksi yang dilakukan oleh Luthfi akhirnya kedua debt collector memanggil rekannya sesama debt collector untuk datang ke TKP.
"Kami sempat debat, dikira saya sok jagoan, Saya enggak tahu dia [DC] ngomong apa, kemudian datanglah delapan orang lainnya yang sepertinya juga debt collector. Akhirnya mereka memukuli saya. Teman saya sempat datang namun apa boleh buat, mereka [DC] langsung mengeroyok saya," terangnya.
Nasib malang yang dialami Lutfhi itu terjadi tepat saat hari ulang tahunnya. Atas peristiwa itu, Luthfi mengalami luka memar di bagian dahi dan kepala bagian kanan. Ia kemudian melakukan visum.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Depok Timur Iptu Mahardian Dewo mengatakan jika jajarannya telah menerima laporan dari ojol yang diduga mengalami penganiayaan oleh debt collector di jalan wahid hasyim Condongcatur, Sleman pada Selasa (3/3/2020).
"Laporannya sebenarnya sudah dari tadi malam, namun karena ada satu dua hal akhirnya baru bisa dilaksanakan secara prosedural pagi ini, saksi tidak bisa datang pada Selasa (3/3/2020) malam. Kami akan melakukan pemeriksaan kepada korban, setelah pemeriksaan baru tahu masalahnya apa," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.