Antisipasi Corona, Pasar dan Terminal di Sleman akan Dilengkapi Hand Sanitizer

Foto ilustrasi. - Antara Foto/Novrian Arbi
07 Maret 2020 10:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) fasilitas umum seperti pasar dan terminal akan dilengkapi dengan hand sanitizer. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Sulton Fatoni mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona Dishub menyediakan cairan antiseptik (hand sanitizer) di terminal yang berada di Sleman. Selain di terminal Condongcatur, fasilitas yang sama juga tersedia di Terminal Pakem, Gamping dan Terminal Prambanan.

Adapun terminal Jombor yang saat ini pengelolaannya berada di Dishub DIY kemungkinan juga akan diberikan fasilitas yang sama. Pemberian fasilitas tersebut, kata Sulton, untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Sleman agar fasilitas-fasilitas umum menyediakan ‘hand sanitizer’.

"Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh berpenumpang dan awak angkutan umum untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona," katanya, Jumat (6/3/2020).

Meski hanya menyediakan fasilitas tersebut, lanjut Sulton, Dishub Sleman tidak melakukan pemantauan atau pengawasan terhadap pergerakan penumpang. Pengawasan tersebut hanya dilakukan di bandara khususnya bagi penerbangan dari luar negeri. "Untuk di terminal angkutan umum belum ada pengawasan atau pemantauan," katanya.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan penyediaan fasilitas hand sanitizer tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. "Tidak hanya di terminal, pasar-pasar dan fasilitas umum lainnya juga akan disediakan. Masalah anggaran sudah disiapkan," katanya.

Pemkab juga akan mengoptimalkan gerakan masyarakat sehat atau Germas yang selama ini sudah terbangun di tengah-tengah warga. Selama ini, sosialisasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga sering dilakukan oleh petugas Puskesmas.

"Kebiasaan PHBS sebenarnya sudah dilakukan tinggal dioptimalkan lagi karena adanya kasus Corona ini. Sosialisasi di terminal, pasar dan lokasi lainnya juga akan kami tingkatkan," katanya.

Sosialisasi ke masyarakat akan melibatkan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes), puskesmas, dan kecamatan. Sri berharap agar masyarakat tidak perlu resah dengan wabah Corona ini namun harus tetap mewaspadainya. "Kuncinya sebenarnya pada penerapan PHBS dan Germas, itu saja," kata Sri.