15.342 RTLH di Gunungkidul Masih Menunggu Perbaikan
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Warga bersama tim dari BPBD Gunungkidul mengevakuasi material tanah longsor yang menutup jalan antardusun di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Selasa (10/3/2020)./Istimewa/Dokumen BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hujan deras yang mengguyur wilayah Gununkidul sejak Senin (9/3/2020) mengakibatkan sejumlah bencana. Selain menumbangkan puluhan pohon, tanah longsor terjadi di beberapa titik seperti di Desa Tegalrejo, Gendangsari.
Di Tegalrejo, tanah longsor terjadi pada tebing setinggi 10 meter dan mengakibatkan jalan antardusun tertutup material tanah longsor.
Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Gunungkidul, Surisdiyanto, mengatakan peristiwa tanah longsor di Tegalrejo terjadi Senin petang. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. “Warga sudah bekerja bakti untuk memindahkan material longsoran seperti batu dan tanah sehingga jalan antardusun kembali terbuka,” kata Surisdiyanto, Selasa (10/3/2020).
Longsor juga terjadi di Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, tepatnya talut milik TK As-Sakinah. Hujan deras yang yang terus mengguyur mengakibatkan talut sepanjang lima meter ambrol dan mengancam ruangan di TK tersebut. “Kami sudah mendata kerusakan termasuk kerugian akibat talut yang ambrol,” katanya.
Surisdiyanto mencatat selain tanah longsor ada 29 pohon tumbang yang mengakibatkan kerusakan seperti menimpa kandang ternak, rumah hingga instalasi listrik. Total kerugian dari kejadian tersebut sekitar Rp81,5 juta. “Bencana yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan bencana yang dipicu cuaca ekstrem hanya mengakibatkan sejumlah kerusakan. Meski demikian, dia meminta masyarakat untuk terus mewaspadai potensi bencana saat musim hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Gunung Anak Krakatau masih erupsi pada 10 September 2026. Status Level III Siaga, simak data erupsi dan imbauan PVMBG.
Sibakul Jogja Sport & Fest 2026 menambah nomor half marathon 21K. Dinas Koperasi dan UKM DIY menargetkan pelari dari luar DIY.
Kenali gejala keracunan makanan, cara pertolongan pertama, tanda dehidrasi, hingga kondisi yang mengharuskan penderita ke dokter.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memberikan apresiasi khusus kepada nasabah dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026