Motor Terbakar di Underpass YIA

Kapolsek Temon, Kompol Riyono menunjukkan motor yang hangus terbakar di Mapolsek Temon, Jumat (13/3/2020).-Harian Jogja - Jalu Rahman Dewantara
13 Maret 2020 18:17 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Motor Honda Kharisma bernomor polisi AB 4952 DF yang dikendarai Supri, 51, warga Purworejo, Jawa Tengah tiba-tiba terbakar saat melintas di underpass Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Jumat (13/3/2020).

Nahas, si jago merah menghanguskan motor milik pria paruh baya tersebut.

Kepala Polisi Sektor Temon, Komisaris Polisi Riyono menerangkan insiden itu terjadi sekitar pukul, 06.15 WIB. Usai jalan-jalan di kawasan Alun-alun Wates, Supri yang berkedara sendiri, hendak pulang ke rumahnya di Purworejo. Pria ber-KTP Sragen itu memilih jalur selatan yang mana melewati underpass YIA.

Beberapa saat setelah masuk ke dalam terowongan, mesin motornya tiba-tiba memercikan api. Dari situ, api yang mulanya kecil kemudian membesar hingga menghanguskan motor tersebut.

"Pengendara melaju dari arah timur ke barat, kemudian di dalam terowongan tiba-tiba motornya keluar percikan api dari busi," kata Riyono ditemui awak media di Mapolsek Temon, Jumat siang.

Riyono mengatakan api yang membakar motor itu keburu membesar sehingga tidak bisa diselamatkan. Saat kepolisian mendatangi TKP, kondisi motor sudah hangus, hanya menyisakan rangka yang sudah menghitam. Beruntung tidak korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Pas kejadian lokasinya memang sangat sepi, jauh juga dari permukiman warga, dan dari pantauan kami di situ juga tidak ada APR, sehingga motor tidak bisa diselamatkan," tuturnya.

Purwoko, personil pemadam kebakaran Kulonprogo, menyayangkan peristiwa itu. Pasalnya pihaknya telat mendapat laporan tersebut sehingga upaya pemadaman tidak bisa dilakukan. "Kami dapatnya telat sehingga ketika sampai sana sudah hangus," ucapnya.

Atas peristiwa ini, pihaknya berharap agar masyarakat bisa segera melapor jika ada kejadian kebakaran agar tim damkar Kulonprogo dapat segera melakukan pemadaman. "Kami ini standby 24 jama sehingga siap menangani peristiwa seperti itu, kalau ada kejadian bisa segera hubungi kami di 0274-775-113," ujarnya. (Jalu Rahman Dewantara)