Sekolah Libur, Orang Tua Dimbau Awasi Anak-anaknya

Siswa kelas XI IPA 2, SMA Negeri 1 Playen menerima pembelajaran dari Tim Google Indonesia, Senin (9/3/2020). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
20 Maret 2020 21:12 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sesuai instruksi Gubernur DIY, kegiatan belajar mengajar di DIY bakal diliburkan mulai 23 hingga 31 Maret. Sebagai pengganti, siswa belajar dari rumah atau daring. Meski tak ada kegiatan tatap muka, sekolah meminta para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tetap belajar dan membatasi kegiatan di luar rumah.

Kepala SMK Negeri 3 Wonosari, Siti Fadilah, mengungkapkan orang tua harus memastikan anak-anak mereka tetap berada di dalam rumah guna menghindari risiko tertular Covid-19. Sekolah menyampaikan kebijakan tersebut kepada orang tua siswa.

"Kami tetap meminta orang tua mengawasi putra-putri mereka agar membatasi aktivitas anak di luar rumah yang melibatkan interaksi orang banyak dan memastikan belajar sesuai tugas para guru," kata Siti saat dihubungi Harian Jogja, Jumat (20/3/2020).

Siti memastikan ketika berada di rumah para siswa mendapatkan pembelajaran seperti ketika belajar di lingkungan sekolah. Menurut dia, proses pembelajaran melalui kelas daring itu efektif, mengingat para siswa sudah biasa mengakses mode pembelajaran itu.

"Sekolah sudah menyiapkan pembelajaran jarak jauh model daring, guru menggunakan kelas maya seperti Google Classroom, JB Class dan yang lainnya dan pelajar sudah familiar dengan kelas online," katanya.

Imbauan yang sama juga diterapkan di SMP Negeri 1 Tepus. Kepala SMP Negeri 1 Tepus, Heriyanto, meminta agar orang tua aktif mengawasi anak-anaknya saat proses belajar dari rumah dan meminta mereka tidak bepergian jauh dari rumah. "Sebisa mungkin tetap berada di rumah untuk belajar," katanya.

Pihak sekolah memastikan selama proses ini para guru dan petugas teknis tetap berada di sekolah untuk pelayanan administrasi dan orang tua wali. Dia juga meminta para pengajar menyiapkan materi pembelajaran online dari rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid, memastikan instruksi belajar dari rumah sudah disampaikan kepada seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Disdikpora Gunungkidul. Ia mengungkapkan proses KBM akan menyesuaikan di masing-masing sekolah. "Semua belajar dari rumah, nanti prosesnya menyesuaikan masing-masing sekolah, guru dan siswa," katanya.