Riwayat Kontak Guru Besar UGM yang Meninggal karena Covid-19 Sudah Ditelusuri

Sejumlah awak media mendengarkan penjelasan mengenai satu pasien rujukan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Rabu (29/01/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
24 Maret 2020 15:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PLH Direktur RSUP Dr. Sardjito, Rukmono Siswihanto menuturkan sudah melakukan tracing contact kepada sejumlah orang yang diidentifikasi berhubungan langsung dengan pasien positif Covid-19 kedua di DIY, guru besar Farmakologi UGM, Prof. Iwan Dwiprahasto.

“Sebagian sudah diketahui hasilnya seperti dari Prof Uut [Adi Utarini, dosen FKKMK UGM] selaku istri almarhum itu negatif, keluarga juga sudah diperiksa dan hal ini tidak perlu menimbulkan kekhawatiran berlebihan,” jelasnya pada Selasa (24/3/2020) sesaat setelah proses pemberangkatan jenazah Iwan dari RSUP Dr. Sardjito ke Pemakaman Sawitsari UGM.

Seperti diberitakan sebelumnya, Iwan yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus Corona pada Rabu (18/3/2020) lalu meninggal dunia pada Selasa dini hari pukul 00.04 WIB. Ia langsung dimakamkan hari ini pukul 09.00 WIB.

Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan menyebutkan almarhum sebelum dinyatakan positif Covid-19 sempat melakukan perjalanan ke DKI Jakarta pada awal bulan Maret ini. "Ke Jakarta. Kurang tau [agendanya]," katanya.

Dikatakannya, Iwan juga memiliki penyakit bawaan yang kemudian diperparah oleh infeksi Covid-19. Ia dirawat di RSUP Dr. Sardjito sejak Minggu (15/3/2020) malam.

Sementara itu, saat ini RSUP Dr. Sardjito masih merawat 12 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19 yang terdiri dari 1 pasien positif asal Berbah, Sleman dan 11 lainnya masih menunggu hasil. (Lajeng Padmaratri)