SBY Nyanyi di Distoria 2026, Festival Musik Pelajar Magelang Meriah
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
foto ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, JOGJA- Intensitas hujan diperkirakan mulai berkurang di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, hari ini, Jumat (27/3/2020), hanya dua wilayah tersebut yang diperkirakan hujan.
Hujan berintensitas ringan diperkirakan terjadi di Sleman pada siang hari, sedangkan di Gunungkidul pada malam hari.
Selebihnya, pada siang hingga malam hari, lima wilayah di DIY yang meliputi Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan berawan.
Adapun pada dini hari keesokan harinya, cuaca diperkirakan cerah berawan.
Meski demikian, BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai petir di wilayah Sleman utara dan Kulonprogo utara.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 24 hingga 32 derajat celcius dan kelembababn 65 hingga 95%.
Gelombang laut selatan diperkirakan 1 hingga 1,5 meter, dan angin di wilayah DIY bertiup dari utara belok ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
PSS Sleman menyampaikan duka atas wafatnya Markus Fajar Listyantara dan mengenang dedikasi serta pesan terakhirnya tentang sportivitas dan persaudaraan.
Pedro Caracoci mulai mengikuti latihan PSS Sleman. Kiper asal Brasil eks akademi CR Flamengo itu dirumorkan menjadi rekrutan baru Laskar Sembada.
Harga BBM Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo per 25 Juli 2026 masih bertahan. Berikut daftar lengkap harga BBM menjelang penyesuaian 1 Agustus.
BNPB dan PT Smart Cakrawala Aviation menggelar OMC di Aceh Barat dan Nagan Raya untuk mencegah meluasnya karhutla.
Ganis Naluri Putri menekuni dunia pedalangan sejak SD. Dalang perempuan asal Bantul ini terus menjaga tradisi wayang di tengah minimnya regenerasi.