2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
foto ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, JOGJA- Intensitas hujan diperkirakan mulai berkurang di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, hari ini, Jumat (27/3/2020), hanya dua wilayah tersebut yang diperkirakan hujan.
Hujan berintensitas ringan diperkirakan terjadi di Sleman pada siang hari, sedangkan di Gunungkidul pada malam hari.
Selebihnya, pada siang hingga malam hari, lima wilayah di DIY yang meliputi Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan berawan.
Adapun pada dini hari keesokan harinya, cuaca diperkirakan cerah berawan.
Meski demikian, BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai petir di wilayah Sleman utara dan Kulonprogo utara.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 24 hingga 32 derajat celcius dan kelembababn 65 hingga 95%.
Gelombang laut selatan diperkirakan 1 hingga 1,5 meter, dan angin di wilayah DIY bertiup dari utara belok ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Daftar harga mobil hybrid dan PHEV September 2026 di Indonesia. Pilihannya mulai Rp280 jutaan hingga hampir Rp4 miliar.
Pieter Huistra mengaku kecewa setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Bali United pada laga perdana Super League 2026/2027. Ia menyoroti penalti kontroversial dan kes
Malaysia menetapkan darurat di Serian akibat kabut asap karhutla Indonesia. Sebanyak 647 sekolah dan sejumlah aktivitas warga dihentikan sementara.
Hasil Bhayangkara FC vs Persebaya babak pertama Super League 2026/2027 berakhir 0-1. Yann Mabella membawa Bajul Ijo unggul di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.
Terlalu sering bilang "hati-hati" kepada anak bisa membuat peringatan kehilangan makna. Simak 5 kalimat pengganti yang lebih spesifik dan mudah dipahami anak.