Tak Sekadar Gowes, Amazing Race Ajak Peserta Kenali Sumbu Filosofi Jogja
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi./Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Bursa pencalonan Bupati Gunungkidul kian sengit. Sejumlah calon potensial muncul, termasuk dari partai Nasdem yang dapat mengusung calonnya sendiri bermodal sembilan kursi DPRD.
Belakangan tersiar tuduhan bahwa Nasdem tak demokratis. Tuduhan yang beredar di media lokal dilontarkan oleh Benyamin, mantan caleg DPR RI pada Pemilu 2019 dari partai Nasdem. Benyamin mengklaim dirinya adalah bakal calon bupati yang akan diusung Nasdem. Ia lalu menuding Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem DIY tidak demokratis setelah batal mengusung dirinya.
Tuduhan ini dibantah Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi. Menurutnya Partai besutan Surya Paloh tersebut sangat demokratis dan terbuka bagi siapa saja asal memiliki kompetensi. Kompetensi diukur dari survei sebagai tradisi ilmiah dalam berkontestasi.
“Kita ingin tunjukkan cara berkontestasi yang sehat. Semua kandidat diuji melalui survei ilmiah untuk mengukur kompetensinya. Tidak ada faktor kedekatan ataupun titipan. Justru kedua faktor inilah yang bisa mencoreng reputasi Nasdem," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (27/3/2020).
Subardi yang kini duduk sebagai Anggota Komisi VI DPR Ri menilai sampai saat ini Nasdem belum menentukan calon. Benyamin pun sudah mengundurkan diri dari partai Nasdem. Subardi menilai tuduhan apapun yang dilontarkan sudah tidak relevan.
“Partai Nasdem tidak pernah melarang hak politik siapapun. Prinsip kami adalah keterbukaan sebagai ikhtiar membangun demokrasi yang sehat. Dalam prinsip tersebut kami mencermati kehendak masyarakat seperti apa figur yang mereka inginkan," lanjut dia.
Dalam pilkada Gunungkidul, Partai Nasdem memiliki peran strategis karena dapat mengusung calonnya sendiri tanpa berkoalisi. Selain raihan kursi mayoritas di DPRD, Bupati Gunungkidul, Badingah adalah kader Nasdem. Begitupun juga pasangan Independen yang dinyatakan lolos oleh KPUD adalah mantan anggota DPRD dari Nasdem, yakni Anton Supriyadi.
Menanggapi prestasi Nasdem di Gunungkidul, Subardi menjamin kinerja Nasdem akan lebih optimal. “Harapan masyarakat Gunungkidul kepada Nasdem tidak akan sia-sia. Kami berjuang untuk memajukan wilayah ini melalui pemimpin yang sedang kami siapkan," kata Subardi.
Pilkada Gunungkidul akan digelar 23 September 2020. Kabupaten Gunungkidul adalah satu dari 224 kabupaten dan 37 kota serta sembilan provinsi yang akan meramaikan Pilkada tahun ini. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.