Jadwal SIM Keliling Polda DIY 17 September 2026 Lengkap
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (kanan) saat meninjau laboratorium virologi, BBTKLPP Yogyakarta di Jalan Imogiri Timur Km. 8 Baturetno, Banguntapan, Bantul, Rabu (18/3/2020). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengusulkan kepada Pemerintah Pusat terkait pengaturan jalur kendaraan terutama bagi pemudik dari wilayah zona merah. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang dimungkinkan dibawa oleh pihak dari zona merah saat berada di zona hijau wilayah Jawa.
Sultan berharap Pemerintah Pusat menentukan wilayah mana saja yang sekiranya harus ditutup terkait penyebaran virus corona. Akan tetapi jika sejumlah provinsi zona merah tidak sepenuhnya ditutup maka pemerintah pusat harus membuat kebijakan untuk mengendalikan transportasi. Sementara bagi masyarakat pendatang yang tetap akan tinggal seperti di Jakarta dengan tidak mendapatkan penghasilan maka harus menadapatkan jaminan hidup.
“Bagaimana mereka juga harus ada keputusan dalam mengendalikan transportasi umum maupun mObil pribadi. Biar pun ditutup tetapi mencuri-curi pakai mobil pribadi kan bisa," katanya di Kompleks Kepatihan, Selasa (31/3/2020) sore.
Pentingnya pengaturan jalur ini berkaitan dengan banyaknya masyarakat yang memilih mudik lebih awal. Sehingga harus ditentukan secara jelas rutenya terutama jika bepergian dari wilayah zona merah diupayakan agar tidak berhenti atau melintas di zona hijau.
“Tetapi karena ini dari wilayah merah [DKI Jakarta, Jawa Barat], jalur kalau dia mau ke timur apa ke Jogja, Jawa Tengah, Jawa Timur kan mesti lewat Jawa Tengah, saya minta rutenya ditentukan. Kalau memang dari Bekasi, ya sudah lewat tol saja terus lewat Brebes, tetapi enggak boleh masuk Bandung, Cilacap,” ujarnya.
Sultan khawatir masyarakat yang melakukan perjalanan dari wilayah zona merah kemudian melintas di zona hijau memungkinkan untuk berhenti di area zona hijau. Hal ini rawan terjadinya penularan pada daerah zona hijau akibat dari kemungkinan dibawanya virus dari zona merah. Hanya saja, Sultan menyadari pengaturan jalur ini butuh pembahasan secara bersama melibatkan semua Gubernur di Jawa.
“Kalau ini hijau yang datang merah dia berhenti di warung, makan siang, makan malam atau menginap, bukan memutus rantai virus, yang hijau pun bisa jadi merah, berarti kan bukan penyelesaian itu. Jadi [perlu ada pengaturan] rute dan sebagai nya. Tetapi semua itu ada yang harus ditindaklanjuti Gubernur bertemu dengan DKI Jakarta yang se-Jawa ini ada yang juga untuk bicara dengan BNPB, ini proses kelihatannya agak [panjang],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.